RSS

WASPADAI DUKUN BERKEDOK USTAD

dukun-palsuDahulu saya sempat berfikir, bahwa dengan kemajuan jaman dimana perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin pesat, ditambah dengan akses informasi semakin yang semakim mudah maka dengan sendirinya orang akan semakin meningkat pengatahuannya. Konsekuensinya adalah logika berfikir manusia sekarang semakin baik, orang semakin kritis terhadap setiap informasi. Orang akan semakin mengangungkan akal, segala sesuatu akan diukur berdasarkan logika, apakah masuk logika atau tidak. Hal hal yang tidak logis akan secara otomatis ditolak. Dengan alam berpikir seperti ini pastilah yang namanya praktek perdukunan, tahayul dan kurofat semakin tidak laku dan akan mati dengan sendirinya. Namun kasus penipuan dengan motif penggandaan uang yang terjadi di Padepokan Dimas Kanjeng jelas jelas mematahkan logika ini. Apalagi yang menjadi korban bukan hanya rakyat jelata yang pendidikan minimum, bahkan ada mantan pejabat, orang orang berpendidikan juga pengusaha yang nota bene-nya orang orang bukan orang awam, bukan orang yang biasa mudah tertipu. Nggak salah jika Allah dalam firmannya berkali kali wanti wanti untuk menghindari praktek perdukunan, karena merupakan salah satu bentuk kemusyrikan.

Dalam ajaran Islam ada satu dosa yang tidak pernah bisa diampuni (kecuali dengan tobat yang sebenar benarnya) yaitu dosa kemusyrikan. Barang siapa yang mati dalam kemusyrikan maka sudah jelas siksanya kekal abadi di neraka. Dosa apapun selain musyrik, walaupun besar sebesar gunung masih ada harapan dapat pengampunan, ya minimal dipanggang dulu di neraka sampai dosanya habis, setelah itu diberikan ampunan oleh-Nya, tidak kekal abadi.

Salah satu cara untuk memanipulasi praktek perdukunan saat ini de ngan cara melakukan kamuflase dengan gelar yang sepertinya mulia misalnya Ustad, Haji, Kiayi, orang pintar dsb. Kadang mereka memakai peci dan busana layaknya seorang muslim yang shaleh, namun dalam kenyataannya mereka mempraktekan ilmu syihir praktek perdukunan. Inilah yang sering menjadi jebakan batman, sehingga banyak sekali orang yang terjebak menjadi korban, bahkan saking   pinternya sang dukun menipu sang korban sampai rela matia-matian membela sang dukun (bahkan ada yang sampai mati betulan, mati dijalan kemusyrikan.)

Saya ingin berbagi bebrapa ilmu untuk bias mengidentifikasi seorang dukun, walaupun kadang kadang bergelar ustad atau apapun.

a. Dukun pada umumnya mengaku bisa mengetahui hal gaib. Ini adalah salah satu kebohongan yang jelas, karena yang namanya gaib hanya Allah yang mengetahui. Ketahuilah bahwa salah satu syarat orang beriman adalah percaya kepada hal yang gaib. Namanya juga gaib, ya pasti siapaun gak ada yang tahu. Hanya Allah yang tahu dan Rosul, Nabi serta orang orang yang dikehendaki-Nya. Kalau kita coba ngintip alam gaib kepada dukun itu berarti tidak menerima ketentuan tentang gaib, gugurlah keimanan sesorang. Ingat kalau Nabi dan Rosul mengetahui hal gaib bukan karena mereka sakti, bukan mereka tirakatan terus jadi sakti bukan pula karena ada sesaji atau ritual tertentu. Tapi semata mata karena Allah yang memberikan kemulian, tanpa diminta. Logikanya Nabi saja, yang orang mulia tidak bisa mengetahui yang hal yang gaib kecuali yang memang oleh Allah dibukakan, bukan berdasarkan permintaan Nabi,  itupun jumlahnya hanya sedikit sekali. Saya ingat pada saat kasus hilangnya pesawat Adam Air hilang beberapa tahun silam, semua paranormal yang katanya ‘sakti” angkat bicara tetapi tidak ada satupun yang memberikan informasi dengan benar tentang lokasi jatuhnya pesawat.

b. Mengaku punya karomah, ilmu hikmah, kesaktian dll.   Tuhan sudah menciptakan sunatullah, itu adalah aturan Allah yang paling baik, sangat baik sehingga terciptalah kermonisan di jagat raya ini. Karomah itu memang ada, tapi karomah itu adalah hadiah  dari keshalehan, bukan sesuatu yang bias diminta atau diusahakan. Karomah juga ditujukan untuk kemashalahatan manusia bukan menimbulkan kerusakan. Nabi Ibrahim pada saat dibakar oleh raja Namrud tidak pernah tahu dan tidak pernah meminta agar beliau kebal terhadap api, tapi Allah yang karena kepasarahan nabi Ibrahim lantas menurunkan mukjizatnya. Sampai meninggalnya beliaupun tidak pernah menganggap bahwa dirinya punya kesaktian kebal api apalagi mengajarkan ilmu kebal api. Ibunda Nabi Isya AS karena ketakwaanya, dalam kamar beliau selalu ada makanan buah buahan dari surga, padahal beliau tidak pernah meminta kepada Allah untuk diberikan karomah tersebut,  dan karomah ini juga tidak lantas membuat Ibunda Siti Mariam jualan buah dan kaya mendadak karena jualan buah ajaib apalagi buka praktek konsultasi gaib. Shahabat Umar bin Khatab adalah orang yang paling ditakuti syetan, tapi nggak lantas membuka praktek memburu hantu.

Jadi kalau ada orang meskipun bergelar ustad, haji atau kyai yang mengaku mengetahui hal gaib, dan bisa memberikan ilmu kesaktian, ilmu kebal, pengasihan, susuk, pusaka yang bisa mendatangkan rejeki, pusaka yang bisa melambunngkan karir atau bahkan bias mendatangkan uang secara gaib itu pastilah seorang dukun, maka segera jauhilah.

c. Melakukan tata cara ibadah yang tidak sesaui dengan syariat.

– Misalnya mengajarkan shalat di atas kuburan.

– Puasa yang tidak sesuai tuntunan, misalnya tidak makan minum dari pagi sampai malam sampai pagi lagi tanpa berbuka.

– Atau merubah bacaan shalat misalnya membaca surat Al Ikhlas belakangnya ditambah Laa 41 kali (artinya tidak, sebanyak 41 kali berarti mengkhianati bacaan al ikhlas). Atau baca bismilahirahmanirahiim tapi dibalik cara membacanya. Dan lain lain hal semacam ini.

– Memberikan kurban/persembahan kepada selain Allah. Misalnya binatang dengan warna tertentu (kalau dijawa dikenal ayam cemani yang waranya semuanya hitam), bunga tertentu (misalnya bunga tujuh rupa dsb). Atau kadang kadang harus membayar mahar. Semua itu hanya tipu tipuan semata.

– Merendahkan apa apa yang dimuliakan Allah. Misalnya sengaja menulis ayat Al Quran menyuruh ditaruh didompet dibawa kemana mana agar sakti. Lha ini ayat sucinya malah ditaruh di maaf …pantat,,, di duduki setiap hari apa nggak kurang ajar. Ada lagi yang menulis ayat kursi dengan darah haidl wanita lalu diletakan dipijakan closet. Sehingga saat buang air besar selalu diinjaknya.

d. Mengaku mengetahui Segala Hal.

Ini ada sebuah cerita sesorang ingin pergi ke dukun untuk menanyakan STNK motornya yang hilang Angaplah namanya A. Kemudian dia mendatangi kawannya si B yang tidak percaya dukun, maka kawanya berniat mengetes kesaktian dukun tersebut. Maka tatkala sampai di tempat dukun yang dianggap sakti luar biasa si A menceritakan persoalannya ke dukun lalu diberikan solusinya oleh sang dukun lalu dia pergi setelah membayar mahar. Lalu giliran B masuk di menceritakan persoalan yang sama kepada sang dukun lalu diberikan solusinya oleh sang dukun dan membayar maharnya lalu iapun pergi. Di luar lantas si B tertawa sambil berkata kepada si A bahwa dia berhasil menipu sang dukun karena sebenarnya STNK dia tidak hilang tapi ada dikantong celananya.

Dukun modern saat ini kadang kala sampai over klaim, bias memberikan segala macam persoalan mulai dari urusan jodoh, naik pangkat, sakit, karir, bisnis bahkan urusan politik. Bahkan kadang kala membuka tempat praktek di Hotel, di Mall atau tempat tempat mewah sehingga tampak meyakinkan. Logikanya, mana ada sih konsultan sehebat apapun bisa menyelesaikan segala persoalan.

 

e. Jika anda memang benar benar perlu minta bantuan didoakan, datanglah ke orang tua. Lupakan dukun.

Ibunda kita atau ayahnda kita adalah orang yang lebih didengar doa-nya daripada dukun. Kadang kita terburu buru lari ke  guru ngaji atau ustad tetapi lupa bahwa kita punya Ibu yang doanya lebih didengar Allah.Ingatlah pada saat masih anak anak ketika kita sedih atau sakit hanya bersandar dipelukannya sambil ditepuk tepuk maka tiba tiba menjadi tenang. Kenapa itu tidak dimanfaatkan, mintalah restu orang tua terutama ibunda.

 

f. Dukun penggandaan uang.

Ini adalah praktek perdukunan yang sudah sering dilakukan dan paling banyak yang jadi korban. Kathuilah uang itu dicetak dengan teknologi tinggi tidak mudah membuatnya diperlukan peralatan teknologi dan keahlian untuk mencetaknya. Kebanyakan para dukun hanya menggunakan trik sulap untuk menipu, dengan teknik sulap yang sangat mudah dipelajari melalui You Tube atau pergi ke toko buku, anda akan sangat dengan mudah mempelajarinya. Caranya kuarng lebih mirip dengan teknik sulap merubah sapu tangan berubah menjadi burung seekor merpati.

Kalaupun seandainya ada dukun suaktiiii yang bener bener “Cling” bisa bikin uang miliaran, lalu untuk apa dia praktek toh sudah punya banyak uang, padahal kalau praktek malah resiko bisa ketahuan  sebagai pembuat pemalsu uang atau minimal dituduh memelihara tuyul, bisa dihakimi masa jadinya.

Modus penggandaan uang versi dukun kurang lebih sama dengan penggandaan uang versi investasi bodong. Pertama korban datang uangnya digandakan menjadi bebberapa kali lipat, datang kedua dan ketiga masih menepati janji, selanjutnya korban akan datang lagi dengan jumlah uang yang lebih besar, inilah saatnya memainkan akal bulus tipa tipu bahkan tidak jarang korban dibunuh untuk menghilangkan jejak (caranya biasanya dengan diberi air sakti yang sebenarnya sudah diberi racun, dibunuh ditempat ritual seperti pada kasus yang pernah terjadi di Magelang, dibunuh oleh pembunuh bayaran mitra dukun atau dibunuh dengan ilmu sejenis santet). Lalu uang yang diperoleh ini digunakan modal untuk memancing korban berikutnya.  Begitulah kisah perdukunan pastilah berujung kesesatan.

 

 
 

TIPS MEMBELI OBAT YANG ASLI

Kejadian temuan vaksin palsu oleh Bareskrim POLRI,  yang tersebar luas dibeberapa daerah  akhir akhir ini sangat meresahkan masyarakat, ini merupakan tindakan kriminal yang sangat merugikan masyarakat. Vaksin palsu ini tentu sangat berbahaya bagi kesehatan, karena diproduksi di fasilitas yang tidak memenuhi persyaratan sehingga tidak ada jaminan sterilitas dari produk vaskin palsu tersebut, bisa menimbulkan infeksi bagi penggunanya. Keaslian produk obat adalah sangat penting agar terjamin keamanan, kualitas serta khasiatnya.

Keaslian suatu produk obat sangat penting dalam rangka memperoleh produk obat yang aman (safety), bermutu (quality) dan manjur (efficacy). Karena obat yang  aman, bermutu, dan manjur hanya dapat diperoleh dari produsen yang telah menerapkan dengan ketat prisip prinsip CPOB dalam proses pembuatannya, disimpan, didistribusaikan dengan baik oleh distributor yang menerapkan dengan ketat prinsip-prinsip CDOB.

Untuk mendapatkan obat yang terjamin keasliannya dapat dilakukan langkah langkan sebagai perikut :

Langkah Pertama

Belilah produk obat yang sudah terdaftar di BPOM, jangan memberli obat obatan dari sumber yang belum terdaftar di BPOM. Karena semua obat yang beredaran dipasaran sudah melalui serangkain pemeriksaan yang ketat oleh BPOM sebelum diberikan ijin edarnya. Pemeriksaan ini mulai dari sumber bahan bakunya, proses pengembangan formula, fasilitas produksi, proses produksi dan stabilitas produk serta hal hal lain untuk memastikan bahwa produk tersebut aman dan terjamin mutunya sampai ke pengguna. Hanya obat obatan yang lolos pemeriksaan yang dapat diberikan ijin edarnya. Saat ini perlu diwaspadai banyak sekali sumber sumber yang menjual obat yang belum terdaftar, termasuk penjualan obat secara on line dari luar negeri.

Saat ini BPOM sudah punya website yang menyediakan layanan untuk mengecek produk, tinggal buka website, masukan nama produk maka jika memang terdaftar akan keluar nomor ijin edarnya.

Langkah kedua

Belilah obat dari sumber yang resmi/terpercaya, jangan mudah tergiur oleh sumber seumber yang menawarkan obat dengan harga murah, karena disinilah biasanya sumber obat palsu dijual.

Bagi konsumen dianjurkan untuk membeli produk obat di apotek apotek resmi atau toko obat berijin untuk obat bebas.

Bagi pengelola apotek atau klinik membeli obat dari distributor resmi yang ditunjuk oleh pabrik pembuat obat. Pemalsu obat mempunyai kemampuan untuk membuat produk obat palsu yang tampilannya sangat mirip dengan obat asli, sehingga sangat sulit untuk membedakannya. Untuk itulah perlunya memilih distributor resmi yang ditunjuk pabrik pembuatan sebagai sumber penyedia obat.

 

Langkah ketiga

Perhatikan dengan seksama produk obat yang anda beli. Jika keanehan pada kemasan atau isi produk obat.  Misalnya ada bekas bekas hapusan pada tanggal kadaluarsa, bias dipastikan obat palsu. Atau jika dilihat isi warnanya berbeda dari yang biasanya harus ditanyakan apakah ini perubahan dari pabrik atau produk palsu. Jika diketemukan produk obat yang sudah berubah warna, ada endapan padahal seharusnya bening, tablet yang sudah ada bintik bintik warna padahal seharusnya polos ini semua menjukan obat yang sudah kadaluarsa, jangan digunakan.

 

Langkah keempat

Simpanlah obat pada kondisi yang dipersyaratkan seperti tercantum pada kemasan. Beberapa obat sangat sensitive terhadap suhu sehingga harus disimpan pada kondisi pada suhu 2 – 8o C, ada yang harus dismpan pada suhu 8 – 15o C, ada yang bias dismpan pada suhu 15-25o C, ada yang tahan sampai suhu 30 0C atau lebih. Penyimpanan diluar kondisi dipersyaratkan menyebabkan obat tidak stabil, akibatnya kualitasnya akan menurun. Selama dalam penyimpanan di pabrik atau distributor, selama dalam transportasi, selama penyimpanan di apotek bahkan penyimpanan di pengguna harus dijaga agar kondisinya sesuai.

 

Langkah kelima

Konsumen harus berpartisipasi untuk mencegah pemalsuan obat. Caranya adalah obat obat yang sudah tidak digunakan atau kadaluarsa harus dirusak sebelum dibuang agar tidak dimanfaatkan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab. Jangan diberikan kalau ada orang yang bersedia membeli obat kadaluarsa dengan alasan untuk ternak, karena ini adalah oknum sindikat pembuat obat palsu. Obat untuk ternak dan manusia jelas berbeda baik dosis maupun persyaratannya.

 
Leave a comment

Posted by on June 30, 2016 in FARMASI

 

Kesalahan Kesalahan dalam Melakukan Investigasi

Presentation1Beberapa kesalahan dalam melakukan investigasi adalah :

  1. Terlalu cepat mengambil kesimpulan, kesimpulan hanya diambil dari “sepotong kepingan puzzle” yang bahkan kadang kadang belum diverifikasi kebenarannya. Orang kadang tidak menyadari akan hal ini, bahkan sering dianggap hebat karena bisa melakukan investigasi secara cepat. Namun kesimpulan yang salah arah ini mengakibatkan tindakan perbaikan dan pencegahan yang kurang efektif, karena akar permasalahan yang sebenarnya belum tersentuh.
  2. Tidak melakukan verifikasi terhadap kebenaran kepingan puzzle. Oleh karena itu setiap informasi yang kita terima kemudian diuji kebenarannya. Hanya informasi yang lulus uji inilah yang kita jadikan dasar untuk mengambil kesimpulan. Namun perlu diingatkan pembatasan ini jangan sampai menghalangi proses penggalian informasi. Pada tahap penggalian informasi maka catatlah semua informasi yang masuk tanpa terkecuali, galilah dari semua sumber yang terkait baik langsung maupun tidak langsung. Baru setelah melewati tahap ini dilakukan brain stroming dengan team ahli untuk menguji kebenaran informasi.
  3. Tidak dilakukan identifikasi masalah secara jelas sehingga investigasi tidak jelas tujuannya. Akibatnya menghasilkan kesimpulan yang tidak jelas pula. Akhirnya CAPA-nya menjadi kurang efektif, dan problem yang sama terulang kembali.
  4. Tidak ada pembatasan ruang lingkup investigasi. Sesudah melakukan identifikasi masalah dan menetapkan tujuan investigasi maka ruang lingkup investigasi harus ditetapkan supaya jelas batasannya. Hal ini untuk memudahkan dalam pelaksanaan invesigasi, lebih focus ke target investigasi, lebih sistematis serta menetapkan batas tanggung jawab dari team investigasi. Bila perlu kita juga harus menyebutkan hal hal yang mungkin sebenarnya terkait namun karena kondisi tertentu tidak memungkinkan dimasukan kedalam cakupan investigasi.
  5. Penggalian akar permasalahan kurang dalam. Kadang kala sebuah investigasi yang dilakukan arahnya sudah benar dan namun belum menyentuh ke akar permasalahan. Hal ini antara lain bisa disebabkan karena kurangnya informasi atau teknik pencarian informasi yang kurang efektif. Sekali lagi harus disadari bahwa dalam mengawali sebuah investigasi hendaklah investigator jangan membawa prasangka dikepalanya, bersifat netral dan terbuka. Biarkanlah semua informasi masuk sebanyak banyaknya, carilah dari semua sumber yang mungkin bias diakses, namun jangan mudah terpancing oleh informan informan yang akan berusaha mempengaruhi opini.

 

 
Leave a comment

Posted by on April 22, 2016 in AVIATION, BISNIS, FARMASI, MANAGEMEN

 

CARA MELAKUKAN INVESTIGASI

Investigasi adalah tindakan yang perlu dilakukan, biasanya dilakukan sebagai tindak lanjut dari suatu penyimpangan atau kegagalan  system, peralatan maupun proses. Tindakan investigasi berguna untuk menemukan akar permasalahan yang menjadi sebab terjadinya kegagalan atau penyimpangan untuk kemudian membuat rencana tindakan perbaikan dari kegagalan/penyimpangan tersebut serta rencana tindakan pencegahan yang memungkinkan kegagalan yang sama tidak terulang kembali dimasa yang akan datang.

Walaupun kurang populer, sebenarnya kegiatan investigasi juga bisa ditujukan untuk suatu system atau proses yang sudah dianggap baik, yang akan dijadikan sebuah model yang akan diimplementasikan kepada system atau proses lain. Jadi lebih bersifat untuk tujuan improvement.

Harus dipahami bahwa investigasi adalah kegiatan untuk mengungkap sebuah fakta atau suatu kejadian berdasarkan informasi atau bukti bukti nyata yang diketemukan. Ibarat sebuah permainan puzzle, kepingan puzzle sudah tercerai berai dan tujuan dari investigasi adalah menemukan sekaligus menyusun kepingan kepingan puzzle tersebut sehingga membentuk sebuah kata. Ini tidak mudah, karena kegiatan investigasi perlu keahlian khusus, perlu mempelajari metode metodenya, menguji kebenaran dari beberapa “kepingan puzzle” yang diketemukan untuk kemudian menyusun kepingan kepingan tersebut sehingga dapat mengarah kepada kesimpulan yang benar.

Beberapa tahapan dalam melaksanakan investigasi adalah sbb :

  1. Mendapatkan latar belakang atau kronolgis dari timbulnya penyimpangan atau kegagalan. Hal ini penting karena dari informasi yang lengkap tentang kronolgis inilah dapat dilakukan identifikasi masalah yang benar. Carilah dari informasi yang benar tentang kronolgis terjadinya kegagalan atau penyimpangan, dari sumber sumber yang terpercaya misalnya : pelaksana, orang menyaksikan langsung dilokasi, orang yang terkena dampak langsung, orang yang menerima produk cacat dsb.
  2. Melakukan identifikasi masalah. Identifikasi masalah perlu dilakukan guna untuk menentukan tujuan investigasi, supaya investigasi yang dilakukan berjalan menuju kearah yang benar. Investigasi yang salah arah hanya akan membuang sumber daya, hasilnya tidak bermanfaat sama sekali
  3. Menentukan Tujuan Investigasi. Tujuan investigasi harus dapat mengarahkan investigasi kearah pencarian fakta tersembunyi tentang sebab sebab dari sebuah penyimpangan yang sudah teridentifikasi dengan jelas untuk kemudian mencari tindakan yang tepat guna mengurangi kerugian yang mungkin timbul, serta mencegah terulangnya kembali kejadian tersebut.
  4. Menetapkan ruang lingkup investigasi. Pembatasan ini bertujuan agar kegiatan investigasi lebih fokus pada tujuan, berjalan lebih sytematis, lebih efektif. Juga ada kejelasan bagian mana yang menjadi tanggung jawan team investigator dan bagian mana yang diluar tanggung jawab. Sehingga tidak ada keraguan sedikitpun dalam mempertanggung jawabkan setiap hasil investigasi.
  5. Melakukan analisa akar masalah. Analisa akar masalah perlu dilakukan untuk menemukan akar permasalahan apa yang menyebabkan terjadinya kegagalan. Ada beberapa metode yang dapat dipakai untuk melakukan penggalian ini, misalnya dengan Why Why analysis atau dengan diagran Isikawa.
  6. Melakukan kajian resiko. Kajian Resiko perlu dilakukan untuk menghitung besarnya dampak yang mungkin timbul dari sebuah penyimpangan atau kegagalan, serta besarnya peluang terjadinya. Hal ini sangat perlu untuk menetapkan jenis tindakan apa yang harus dilakukan, tindakan mana yang perlu didahulukan, serta resiko apa yang dapat diabaikan. Salah satu metode yang biasa digunakan adalah metode FMEA (failure mode effect analysis), namun selain metode ini tentu masih banyak juga metode yang lain yang dapat digunakan.
  7. Penatapan tindakan perbaikan dan pencegahan. Inilah sebenarnya buah dari sebuah investigasi, tindakan perbaikan dan pencegahan. Investigasi tanpa rekomendasi tindakan perbaikan dan pencegahan hanyalah sia sia tidak ada gunanya. Investigasi yang baik akan menghasilkan tindakan perbaikan dan pencegahan yang efektif untuk mengurangi dampak serta mencegah terulangnya kembali problem yang sama.

FLOW CHART INVESTIGASI

 
Leave a comment

Posted by on April 22, 2016 in BISNIS, FARMASI, MANAGEMEN

 

COMMUNICATION SKILL : BE A GOOD LISTENER

JADILAH PENDENGAR YANG BAIK

 

Manusia adalah makluk sosial, yang tidak bisa terlepas dari interaksi dengan manusia yang lainnya. Adalah kebutuhan setiap manusia untuk mengekspresikan pikirannya, atau keinginannya kepada orang lain, baik dengan bahasa verbal misalnya dengan lisan atau tulisan maupun bahasa non verbal misalnya dengan gerakan tubuh, raut wajah dll. Bentuk interaksi inilah yang lazimnya disebut komunikasi.

Komunikasi adalah kebutuhan yang sangat mendasar bagi setiap manusia, tidak ada satupun manusia yang dapat hidup tanpa harus berkomunikasi dengan manusia lainnya. Dalam segala aspek kehidupan komunikasi memegang peranan yang sangat penting. Bahkan kemajuan sebuah peradaban akan sangat ditentukan oleh kemampuan komunikasinya.

Dalam kehidupan pribadi, kemampuan berkomunikasi seseorang akan sangat menentukan kesuksesannya dalam kehidupan ini, baik kehidupan didalam rumah tangga, kehidupan di lingkungan tempat tinggalnya dan kehidupan dilingkungan pekerjannya. Benyuk komunikasi yang terjalin baik di lingkungan rumah tangga akan menciptakan keharmonisan rumah tangga, komunikasi yang baik dimasyarakat akan tercipta lingkungan yang damai, komunikasi yang baik ditempat bekerja dapat mementukan keberhasilan karir seseorang.

Orang tua jaman dahulu sering memberikan petuah yang sangat baik, manusia dikaruniai  telinga dua tetapi hanya satu mulut, itu artinya bahwa manusia agar lebih banyak mendengarkan daripada berbicara.

 

Proses Komunikasi

Dalam berkomunikasi ada beberapa unsur penting antara lain sbb : Pertama, Adanya idea atau pikiran atau perasaan yang harus dikomunikasikan Kedua, adanya orang yang ingin menyampaikan gagasan tersebut kepada pihak lain tentunya dengan berbagai tujuan Ketiga, adanya orang lain yang mau menerima informasi tersebut. Keempat, adanya alat/media yang memungkinkan sipenerima mengerti ide, pikiran atau perasaan yang akan disampaikan.  Alat ini bisa berbentuk verbal maupun non verbal.

Jika ada hambatan pada salah satu unsur tersebut maka proses komunikasi tidak dapat berjalan dengan baik, akhirnya ide tidak akan tersampaikan dengan baik, komunikasi jadi terganggu maka lahirlah istilah tidak nyambung, miss cumunication, salah paham dll.

 

Motivasi Komunikasi. Motivasi orang untuk berkomunikasi tidaklah semudah yang dibayangkan dan hal inilah yang sering menjadi sebab terjadinya kebuantuan dalam berkomunikasi. Motivasi yang mendorong seseorang berkumunikasi  bukanlah sekedar ingin menyampaikan pikirannya, tetapi sering kali ada motivasi lain yang kadang kala tidak ada hubungannya sama sekali dengan idea tau pikiran yang disampaikan. Motivasi orang untuk berkomunikasi sangat banyak sekali bahkan tak seorang pun yang tahu jumlahnya. Contoh yang paling sederhana adalah ketika seorang atasan memanggil seorang bawahannya, kemudian menanyakan beberapa pekerjaanya, mungkin logika umum mengatakan bahwa atasan ingin mengetahui pekerjaan bawahannya. Padahal tidak sesederhana itu! Ya memang benar salah satu kemungkinan terbesarnya atasan ingin tahu pekerjaan bawahannya, tapi bisa saja sebenarnya ada motivasi lain semisal si atasan sebenarnya sedang jenuh sehingga ingin mendapat selingan dengan cara mengobrol dengan bawahannya.

 

PENTINGNYA MENDENGAR

Dalam komunikasi verbal dengan lisan biasanya ada yang pembicara dan ada yang mendengarkan, yang mendengarkan bertindak sebagai penerima. Kelihatannya mudah ya aktifitas mendengarkan, namun dalam kenyataannya banyak orang yang tidak bias menjadi pendengar baik. Betapa banyak orang yang maunya banyak berbicara namun tidak bisa sedikitpun mendengarkan. Memang benar ajaran orang bijak, bicaralah yang baik atau diam karena diam itu emas.

Saya semula menganggap kata kata tersebut biasa saja, bahkan saya agak pesimis, seraya beranggapan kalau diam saja bagaimana bisa maju. Belakangan baru menyadari bahwa hal yang paling menyebalkan adalah jika kita berbicara dengan seseorang, orang yang  diajak bicara memotong pembicaraan kita padahal belum tahu maksud pembicaraannya. Akibatnya kita jadi kesal, maksud kita tidak tersampaikan dan dia menangkap pesan yang salah yang tentunya bisa mengakibatkan tindakan/sikap yang salah pula.

Diam adalah emas, ini lah beberapa alasan kenapa diam itu emas :

  1. Dengan diam kita bisa focus menangkap pesan yang disampaikan, mencerna pesan tersebut dan memberikan respon secara benar
  2. Dengan diam lebih mudah menganalisa dan menangkap motivasi pembicaraan yang sebenarnya sehingga kita dapat memberikan respon sesuai dengan motivasi tersebut.
  3. Diam dan mendengarkan pembicaraan dengan baik adalah sikap yang paling disukai oleh setiap pembicara
  4. Diam dan mendengarkan adalah suatu bentuk perhatian yang kita berikan, ingat bahwa setiap orang butuh perhatian dan senang diperhatikan.
  5. Mendengarkan dengan baik adalah jalan termudah untuk mendapatkan informasi terhadap suatu hal. Orang bijak berkata berlakukan seperti spons, yang mampu menyerap air sebanyak banyaknya, begitulah kita jadilah pendengar yang baik karena dari situ kita dapat menggali informasi yang dibutuhkan. Banyak sekali ide dan ilmu yang dapat diserap secara gratis.
  6. Dengan mendengar dengan baik bahkan orang yang sedang marahpun dapat reda marahnya
  7. Dengan mendengar kita dapat menganalisa karakter orang yang yang sedang berbicara
  8. Dengan menjadi pendengar yang baik adalah bentuk latihan kesabaran serta kedewasaan dalam berkomunikasi
  9. Orang orang sukses pada umumnya adalah juga sebagai pendengar yang baik
  10. Peribahasa “ tonk kosong nyaring bunyinya”
  11. “Imu padi, semakin berisi semakin menunduk”
  12. Masih banyak lagi alasan kenapa diam itu emas

 

Ada sebuah ilustrasi yang daiambil dari certia nyata di sebuah majalah tentang kekuatan mendengarkan. Alkisah ada seorang direktur sebuah perusahaan yang diketahui menjalin hubungan cinta dengan seorang staf admninistrasi diperusahaan tersebut. Semua orang heran dibuatnya karena staf tersebut wajahnya tergolong biasa saja, padahal istrinya adalah seorang mantan model yang sangat cantik dengan bentuk tubuh yang ideal dan tampak sexy. Kepada seorang konsultan keluarga si direktur tersebut berterus terang bahwa dia lebih merasa nyaman berada didekat kekasih barunya walaupun tidak secantik/sesexy istrinya. Kekasih barunya tersebut selalu mau untuk mendengarkan dengan baik setiap kata yang diucapkannya. Dia menjadi pendengar yang baik, walaupun sering kali tidak bisa memberi masukan tentang permasalahan yang diceritakan namun tetap saja dia mendengarkan dengan baik dan selalu antusias. Ketika dia tidak mampu melakukan tugas yang diberikan iapun tidak hanya mengandalkan kepada alasan yang logis namun juga dibungkus dengan sikap ramah dan sopan. Istri si direktur tersebut sebenarnya sangat cinta dengan sang direktur bahkan sangat perhatian sekali. Dia akan selalu memberikan yang terbaik untuk sang direktur dan dia adalah seorang perfeksionis dan sangat logis. Setiap ada hal yang tidak sesuai dengan keinginannya selalu disampaikan dengan terus terang disertai dengan data  dan alasan  yang logis. Jika ada kesalahan selalu ditegur dengan terus terang tanpa melihat situasi dan kondisi, si istri direktur juga sulit untuk mendengarkan penjelasan orang lain karena selalu bertindak sesuai dengan logikanya sendiri. Demi menjaga kesehatan suami dan tubuh ideal si istri,  sering menolak jika diajak dinner ketempat yang dianggap romantis oleh suaminya. Disinilah tampak ada hal yang tidak nyambung.

 

FOKUSLAH KE HAL YANG LEBIH PENTING

Fokuslah ke hal yang lebih penting, abaikan hal hal yang kurang penting. Dalam kehidupan sehari hari janganlah kita memahami komunikasi sesuai dengan persepsi atau kebutuhan kita. Ketika seorang ayah pulang dan mendapati istrinya sedang mencuci mobil, maka sebagai serang ayah yang bijak hargailah hal itu sebagai sebuah ekspresi ketulusan bakti seorang istri kepada suami, jadi jika hasil cuci mobilnya ternyata tidak bersih,  janganlah terlalu dipermasalahkan. Karena bakti seorang istri jauh lebih  penting daripada sekedar mobil kinclong. Janganlah melukai hati sang istri dengan cara menunjukkan masih ada noda tersisa di kaca. Berlajarlah sedikit berbohong baik, dengan cara membrikan pujian bahwa mobilnya sangat bersih. Jika memang merasa perlu dibersihkan ulang jangan sampai diketahuai istri, bertindaklah yang bijak.

Demikian juga seorang istri ketika medapati suaminya sedang mengepel lantai, pandanglah ini sebagai ekspresi kecintaan suami kepada istri. Ini adalah hal yang jauh lebih penting daripada sekedar lantai mengkilat. Jadi seandainya pun dimata istri ngepelnya kurang bersih jangan terlalu dipermasalahkan. Jangan pula melaukai hati suami dengan mengatakan ngepelnya nggak bersih, lantai terlalu basah dll. Ingat bahwa expresi  kecintaan suami jauh lebih penting dari sekedar lantai kinclong. Aapalah lantai kincolong kalau suami malas pulang kerumah.

Setiap orang senang dihargai, setiap orang ingin diperhatikan setiap orang tidak ingin dipermalukan. Sifat mendengarkan dan tutur kata penuh kelembutan adalah sangat penting untuk menimbulkan keharmonisan dalam berkomunikasi. Dalam hidup ini tidak semua bisa diukur dengan logika, aspek perasaan dan emosi jauh lebih dominan dalam berkomunikasi.

Seorang istri/suami yang cenderung mudah marah-marah kepada walaupun walaupun hal sepele bersiaplah kepada dua kemungkinan. Kemungkinan pertama pasangan jadi ikutan pemarah sehingga tiada hari tanpa rebut tiap hari rumah seperti neraka. Atau kemungkinan kedua, sebaliknya pasangan tambah “kalem” bahkan kelewat kalem, setiap diamarahin selalu mengalah dan meminta maaf, jangan senang dulu itu artinya dia sudah punya tempat “curhat”. Jadi bijaksanalah, logika bukanlah segalanya.

 

KEKUATAN MENDENGARKAN

Seperti kisah sang direktur dengan staf administrasinya, ini menunjukan kekuatan mendengarkan. Mendengarkan dapat digunakan secara positif (tapi sayangnya juga bias digunakan secara negative) untuk mempengaruhi orang lain, apakah itu di rumah, dimasyarakat maupun di tempat kerja.

Sikap mejadi pendengar yang baik serta memberikan perhatian yang besar adalah sebuah kekuatan untuk mempengaruhi orang lain. Karena hal ini akan langsung menyentuh perasaan dan emosinya, sehingga sangat mungkin dia akan memberikan respon balik dengan mengabaikan factor logika. Mungkin kita sering mendengar celotehan begini, “ Orang ini sebenarnya nggak ngerti apa-apa, tapi kok bisa ya diangkat jadi manager?”  Tapi ya begitulah faktanya.

Sebaliknya mungkin sering diketemukan sorang yang piawai dalam bidang pekerjaannya, tetapi komunikasinya dengan atasan tidak bisa menimbulkan rasa nyaman maka sulit menimbulkan kepercayaan kpedanya. Sudah hal yang manusiawi bahwa sebagai atasan selalu mempunyai ego pribadi, kalaupun salah.

Janganlah senang mengumpulkan amunisi logika kemudian bertempur secara head to head dengan atasan karena hasilnya akan kontra produktif. Jagalah kehormatannya dimata anak buah, bicaralah secara probadi, bukalah dengan kata pembuka yang sopan, “Mohon maaf pak saya tadi ngecek data, hasilnya kok seperti ini ya pak, kalau menurut bapak sebaiknya bagaimana ?”.

Demikian pula dengan pasangan, dengan kawan atau team, janganlah mempunyai perasaan senang kalau berhasil menjatuhkan orang lain. Carilah solusi terbaik yang win win, jangan win lose. Apabila masih memungkinkan hindarilah konfrontasi head to head.

Dalam teknik negosiasi dan bisnis strategi good listener juga sangat penting, karena hal ini merupakan langkah kunci pertama untuk membuat target negosiasi merasa nyaman, dengan demikian memudahkan untuk mengatur strategi selanjutnya. Kegagalan langkah pertama ini menyebabkan target merasa tidak nyaman sehingga segera membangun “dinding pertahanan” dan jika demikian biasanya proses negosiasi akan lebih sulit.

 

Ciri Ciri Pendengar Yang Baik.

Pendengar yang baik diperlihatkan dari tanda tandanya antara lain  dengan penuh perhatian yang tercermin dari pandangan mata kearah pembicara, tidak berpaling muka atau sambil mengerjakan pekerjaan lain seperti meminkan gadget. Pendengar yang baik juga cermat dan aktif dalam memeahami isi pembicaraan serta tidak segan segan bertanya atau mengkonfirmasi informasi yang diterimanya. Pendengar yang baik selalu memberikan kesempatan orang lain untuk menyelesaikan pembicaraannya serta tidak memotong informasi yang belum lengkap. Sanggahan atau pendapat lain dapat disampaikan namun setelah dicerna dan diolah dengan matang sehingga tidak terkesan asal bicara.

 

 

 

 

 
Leave a comment

Posted by on February 26, 2016 in KARIR, motivasi dan inspirasi

 

TIPS MENGATASI NGANTUK SELAMA MENGEMUDI

Safe Driving

Safe Driving

AWAS MENGANTUK!

JANGAN MENGEMUDI SAMBIL MENGANTUK!

 

Ucapan itu sudah sering sekali kita dengarkan atau kita baca. Memang benar mengemudi adalah salah satu aktifitas yang memerlukan konsentrasi tinggi, mengingat jika sampai terjadi kelalaian maka resiko sangat besar baik bagi diri sendiri maupun orang lain, bahkan bisa sampai menimbulkan korban jiwa.

Jadi cara yang paling benar jika kita mengantuk adalah jangan mengemudi. Istirahat yang cukup, setelah kantuknya hilang dan badan segar baru kita boleh mengemudikan kendaraan kembali. Namun harus diperhatikan pulat bahwa menghentikan kendaraan untuk tujuan beristirahat harus ditempat yang aman agar tidak membahayakan bagi pengendara lain.

Namun sering kali saat sedang mengemudikan kendaraan tiba tiba kantuk datang menyerang, sementara posisi saat ini masih cukup jauh dari tempat peristirahatan yang aman. Maka dengan kondisi tersebut terpaksa kantuk harus ditahan sekuat tenaga sampai diketemukan tempat istirahat yang aman.

Inilah beberapa tips yang dapat dipraktekan untuk mengatasi kantuk selama anda mengemudi, sampai diketemukan tempat peristirahatan yang aman.

1. Mengobrol
Mengobrol dengan teman selama dalam perjalanan adalah cara yang paling efektif untuk mengatasi kantuk yang menyerang. Berbicara akan merangsan gerakan otot di sekitar muka yang dapat menstimulasi peredaran darah dikepala sehingga supply oksigen ke otak akan meningkat.

2. Bernyanyi
Jika anda sendiri atau kawan anda sudah tertidur sehingga tidak ada teman yang bias diajak 4 mengobrol, anda bisa memutarkan lagu kesayangan anda, kemudian anda bernyanyilah dengan suara yang cukup keras. Aktifitas bernyanyi, apalagi dengan ditambahkan factor perasaan gembira maka hal akan merangsang system otak sehingga lebih segar. Akibatnya kewaspadaan meningkat. Namun konsentrasi harus tetap focus, tidak boleh terlarut oleh lagu jadi lupa mengemudi.

3. Menggerakan mata kekanan kekiri
Melirik mata ke kanan dan kekiri, misalnya sering sering melirik kaca sepion adalah juga cara bisa membantu menghilangkan kantuk. Gerakan mata kekanan dan kekiri dapat menstimulasi kerja otak sehingga dapat meningkatkan kewaspadaan.

4. Mengoyangkan/menggerakan kepala
Menggerakan/mengoyangkan kepala kekanan dan kekiri sambil dipijit pijit atau di ketuk ketuk diketahui dapat membantu meningkatkan peredaran darah kekepala sehingga kewaspadaan meningkat.

5. Memakan kacang kulit
Memakan kacang kulit adalah aktifitas yang sangat bagus untuk mengatasi kantuk karena makan kacang kulit melibatkan banyak aktifitas antara lain : gerakan mulut untuk mengigit kulit kacang, memisahkan bijinya kemudian mengunyahnya, tangan memngambil kacang dari wadah dan membuang kulit kacang dari mulut ketempat sampah. Kegiatan ini memerlukan konsentrasi ekstra sehingga otak dirangsang untuk lebih aktif akibatnya kewaspadaan meningkat.

6. Membasahi muka dg air putih dingin
Membasahi muka/kepala dengan air dingin adalah cara yang sudah dikenal lama dan terbukti efektif untuk menghilangkan kantuk dan meningkatkan kesegaran

7. Membuka jendela
Membuka jendela membantu untuk mengganti udara yang ada di dalam mobil dengan udara luar yang lebih segar. Tiupan angin yang kencang dimuka juga dapat menghilangkan kantuk yang menyerang dengan tiba tiba.

8. Mengaktifkan tangan/jari
Cara lain yang dapat dilakukan untuk merangsang otak tidak kantuk adalah dengan mengaktifkan tangan misalnya dengan membuka menutup jendela, mengoper gigi transmisi, menyalakan mematikan lampu, menyalakan tips mobil, mengganti chanel radio dll. Namun yang perlu diingat aktifitas sambilan ini harus tidak boleh memecah konsentrasi utama. Semoga bermanfaat.

Dipersembahkan oleh : Suplier Farmasi Indonesia

 
Leave a comment

Posted by on December 28, 2015 in JALAN JALAN

 

How to Build Quality Into the Product

quality-assuranceAda sebagian orang yang berfikir pendek beranggapan bahwa kualitas hanyalah tambahan biaya, sehingga dianggap sebagai suatu pemborosan. Sikap ini tentu akan melahirkan sikap mengabaikan kualitas, yang paling dirugikan tentu masyarakat yang menjadi pengguna produk, disamping itu prusahaan farmasi yang memproduksi obat kualitas rendah dapat terkena sanksi dari regulator serta hilangnya kepercayaan dari masyarakat.
Apabila kita fikirkan secara mendalam sebenarnya antara produktifitas dan kualitas bukanlah hal yang perlu dipertentangkan, keduanya adalah satu kesatuan yang menopang kelangsungan bisnis sebuah produk. Kualitas adalah symbol dari tingkat kepuasan terhadap suatu produk, produk dengan kualitas tinggi dengan sendirinya akan menghasilkan tingkat kepuasan yang tinggi. Dan sebaliknya produk yang kualitasnya rendah biasanya akan menghasilkan kekecewaan pelanggaan, biasanya ditandai dengan banyaknya complain pelanggan.

Khusus untuk produk obat, maka kualitas juga dikaitkan dengan pemenuhan terhadap persyaratan yang ditetapkan oleh regulator. Produk yang kualitasnya baik dengan sendirinya akan memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh regulator, sementara produk yang kualitasnya rendah tidak dapat memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh regulator sehingga harus ditarik atau bahkan kemungkinan pabrik ditutup, hal ini tentu dapat merusak reputasi perusahaan.
Berbicara tentang kualitas sebuah produk, maka ini bukanlah hal yang sederhana. Untuk membangun kualitas kedalam suatu produk usaha yang keras dengan cakupan yang luas mulai dari produk tersebut dirancang dan dikembangkan, pada saat ditranfer menjad bet komersial, selama berlangsungnya aktifitas produksi, selama dalam penyimpanan sampai proses distribusinya. Pertimbangan kualitas juga perlu diperrhatikan terhadap desain bangunan, mesin alat dan fasilitas serta kegiatan rutin dalam pengoperasian dan pemeliharaan. Personel yang terlibat dalam kegiatan manufaktur farmasi juga harus dipersiapkan sedemikian rupa sehingga sejalan dengan aspek aspek mutu.

Beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam membangun mutu kedalam produk antara lain sebagai berikut :

 
A. Strategi Bisnis
Sudah dimaklumi bahwa bisnis industry farmasi adalah bidang bisnis yang sangat erat diatur dengan peraturan peraturan pemerintah, fully regulated. Peraturan peraturan ini terus berkembang kearah menyesuaikan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini serta tuntutan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian setiap Industry harus selalu melakukan upaya perbaikan dan peningkatan terus menerus agar tetap dapat memenuhi persyaratan teknis yang ditetapkan oleh pemerintah serta sejalan dengan tuntutan kebutuhan pelanggan yang semakin cerdas.
Sebagai konsekuensinya maka membangun industry farmasi memerlukan investasi cukup yang besar, sehingga harus dilakukan dengan perhitungan yang cermat. Keputusan untuk membangun industry farmasi atau mengembangkan sebuah produk baru harus dianalisa dengan cermat mengingat ketatnya peraturan yang harus dipenuhi dan prosesnya yang tergolong cukup lama, sehingga jika sampai salah perhitungan perusahaan bisa “kehabisan nafas” ditengah jalan.

Analisa kebutuhan pasar yang cermat, tingkat daya beli masyarakat, perkembangan regulasi pemerintah adalah hal kunci untuk memutuskan sebuah produk farmasi layak jual atau tidak.

Fokus indutri farmasi terhadap bidang yang akan digarapnya juga sangat penting, karena akan menghasilkan efisiensi baik pada tenaga pemasaran maupun pada system manufaturingnya. Variasi produk yang banyak menuntut jumlah tenaga pemasaran yang lebih banyak, fasilitas manufacturing yang lebih banyak pula. Dengan demikian biaya investasi yang harus dikeluarkan menjadi lebih banyak pula.
Untuk itu maka pihak top managemen harus menetapkan strategi bisnis yang jelas, misalnya visi misi perusahaan, goal perusahaan jangka pendek dan jangka panjang, focus bidang yang akan diambil sehingga tidak terjadi “impulsive investment”, dan pembuatan road map yang akan menjadi panduan arah perusahaan minimal untuk 5 tahun kedepan.
Mungkin ada yang bertanya apa kaitannya kualitas dengan strategi bisnis. Jawabannya sangat jelas, tanpa uang maka kualitas hanyalah omong kosong, withaout money quality is nonsense.

 

B. Komitmen Managemen
Komitmen managemen terhadap mutu sangatlah penting, karena tanpa komitmen managemen maka semua system managemen mutu tidak dapat dijalankan. Penerapan system managemen mutu memerlukan perhatian yang serius, perlu personel khusus, dan untuk implementasinya perlu didukung oleh semua pihak yang trekait karena hal ini memerlukan dukungan resources antara lain tenaga, waktu dan biaya. Komitmen managemen harus tertuang didalam visi misi perusahaan dan juga kebijakan mutu.
Komitmen menagemen selain harus tertuang dalam visi, misi dan kebijakan mutu juga harus tercermin dalam setiap pengambilan keputusan selalu mempertimbangkan aspek kualitas. Dalam penetapan goal perusahaan jangka pendek dan jangka panjang serta pembuatan road map untuk menuju goal jangkan panjang, serta dalam penyusunan budget harus selalu memasukkan aspek kualitas.
Kualitas produk yang baik biasanya akan menjadi bagian penting dalam kesuksesan bisnis, namun sayangnya keberhasilan dalam menjaga mutu  kadang kadang jarang dilihat sebagai suatu prestasi sehingga dianggap biasa. Namun sekali saja terjadi kegagalan pada system mutu produk dapat berdampak merugikan terhadap kelangsungan bisnis, bahkan jika menyangkut yang kritikal bisa menjadi “ malapetaka” yang mengancam kelangsungan bisnis. Kesadaran akan pentingnya managemen mutu perlu dimiliki dan didukung oleh semua unsur mulai dari top managemen sampai pelaksana teknis di lapangan.
C. Penerapan Managemen Mutu
System managemen mutu adalah hal mendasar yang harus diterapkan dalam rangka menjamin dihasilkannya produk yang bermutu. Sebagaimana diketahui bahwa tujuan industry farmasi adalah menghasilkan produk yang aman, bermutu dan berkhasiat. Manajemen bertanggung jawab untuk pencapaian tujuan ini melalui suatu “Kebijakan Mutu”, yang memerlukan partisipasi dan komitmen jajaran di semua departemen di dalam perusahaan, para pemasok dan para distributor.

Untuk mencapai tujuan mutu secara konsisten dan dapat diandalkan, diperlukan sistem Pemastian Mutu yang didesain secara menyeluruh dan diterapkan secara benar serta menginkorporasi Cara Pembuatan Obat yang Baik termasuk Pengawasan Mutu dan Manajemen Risiko Mutu. Hal ini hendaklah didokumentasikan dan dimonitor efektivitasnya.

analisa

 

Didalam buku CPOB dinyatakan unsur dasar manajemen mutu adalah:

a) suatu infrastruktur atau sistem mutu yang tepat mencakup struktur organisasi, prosedur, proses dan sumber daya; dan

b) tindakan sistematis yang diperlukan untuk mendapatkan kepastian dengan tingkat kepercayaan yang tinggi, sehingga produk (atau jasa pelayanan) yang dihasilkan akan selalu memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Keseluruhan tindakan tersebut disebut Pemastian Mutu.

Semua bagian sistem Pemastian Mutu hendaklah didukung dengan ketersediaan personil yang kompeten, bangunan dan sarana serta peralatan yang cukup dan memadai. Tambahan tanggung jawab legal hendaklah diberikan kepada kepala Manajemen Mutu (Pemastian Mutu).

D. QbD (Quality by Design)
Konsep kualitas produk sudah harus dipertimbangkan sejak awal mula suatu produk dikembangkan. Quality by Design (QbD) adalah pendekatan secara sistematis untuk pengembangan yang dimulai dari tujuan, pemahaman terhadap  produk, pemahaman terhadap proses, pengendalian proses yang dilakukan berdasarkan cara cara ilmiah/scientific dan quality risk management. QbD bermanfaat untuk meningkatkan jaminan keamanan obat dan mutu obat dan juga membantu meningkatkan kinerja manufacturer.
Quality by Design meliputi :
a. Dimulai dari penentuan sasaran profil produk yang diinginkan yang meliputi penggunaan, keamanan dan kemanjuran produk
b.Penentuan product quality profile, yang akan digunakan oleh formulator untuk membuat perhitungan terhadap aspek klinis, safety dan kemanjuran
c. Mengumpulkan informasi tentang bahan aktif, potensial eksipien dan proses pengolahan
d. Merancang formula dan mengidentifikasi hal hal kritis (quality attribute) dari produk akhir yang harus dikendalikan agar dapat mencapai target product quality profile.
e. Merancang proses manufacturing untuk menghasilkan produk akhir yang memiliki critical quality attribute ini.
f. Mengidentifikasi critical process parameter dan raw material attribute yang harus dikendalikan agar dapat mencapai critical quality attribute dari produk akhir ini. Gunakan penilaian resiko untuk memprioritaskan parameter proses dan quality attribute untuk verifikasi eksperimental.
g. Membuat strategi kontrol terhadap proses yang meliputi bahan awal, pengendalian dan pengawasan proses, merancang kondisi ruangan serta pengujian produk akhir. Strategi kontrol ini harus mencakup perubahan terhadap batch size dan dapat dibantu dengan penilaian resiko.
h. Melakukan monitoring secara kontinyu dan melakukan perbaikan proses sehingga mutu bisa dijamin secara konsisten.
E. Tenaga yang Professional
Personel adalah salah satu aspek penting di dalam CPOB sehingga perlu mendapat perhatian khusus agar dapat menghasilkan produk dengan kualitas tinggi.

Personel yang terlibat dalam kegiatan manufacturing harus :
a. mempunyai latar belakang pendidikan yang memadai, hal ini perlu agar personel dapat dilatih dengan baik serta mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang farmasi yang terus berkembang serta regulasi farmasi yang semakin meningkat
b. mengikuti program pelatihan yang memadai sesuai dengan kebutuhan masing masing departemen. Perusahaan yang baik harus rela menginvestasikan antara 10% sampai 15% jam kerjanya untuk training guna meningkatkan kemampuanya.
c. Perlu dilakukan kualifikasi personel untuk pekerjaan pekerjaan yang kritis, yang memerlukan keahlian khusus guna menjamin konsistensi proses manufacturing. Pemahaman tentang CPOB, hygiene personel, system dokumentasi yang baik, keselamatan kerja dan kemampuan teknis di bagiannya adalah hal kunci yang harus dikuasai oleh setiap personel.
d. Talent management, personel yang sudah terlatih dan memiliki kompetensi tinggi adalah asset penting bagi perusahaan yang harus dijaga. Untuk itu perlu program pembinaan karir serta remunerisasi yang baik sehingga asset tersebut tidak mudah berpindah tangan ke perusahan lain.
F. Proses yang Handal
Suatu proses dikatakan handal apabila secara konsisten dari waktu ke waktu menghasilkan produk yang kualitasnya sesuai dengan yang diharapkan. Salah satu sasaran dari konsep QbD adalah mengembangkan proses manufacturing yang handal dengan cara mengidentifikasi critical point selanjutnya mengembangkan strategi untuk pengendaliannya. Ditambah dengan verifikasi terhadap parameter kritis disetiap critical point, dengan demikian setiap penyimpangan yang berpotensi menurunkan kualitas produk akhir dapat terdeteksi sejak awal sehingga produk akhir secara konsisten terjamin mutunya. Validasi proses adalah hal yang sahih untuk membuktikan kehandalah dari suatu proses produksi obat. Selain Validasi masih ada lagi beberapa tool lain untuk mengukur kehandalan proses misalnya six sigma dll.
G. Bahan Awal yang Berkualitas
Bahan awal terutama bahan aktif, bahan penolong serta pengemas primer yang digunakan harus memenuhi persyaratan mutu sesuai dengan yang ditentukan pada saat pengembangan produk tersebut, tidak boleh mengubah persyaratan tersebut tanpa melalui kajian resiko yang memadai. Juga tidak boleh melakukan penggantian sumber bahan awal tanda melalui penilian resiko dan uji stabilitas yang memadai. Kondisi penyimpanan dan penangnnan terhadap bahan awal akan sangat menentukan kualitas bahan awal tersebut pada saat akan digunakan.
Kondisi lingkungan seperti temperature, kelembaban sangat berpengaruh terhadap mutu produk. Managemen inventory yang baik dapat menjamin pengendalian inventory yang baik sehingga barang mudah diakses, termonitor dengan baik setiap mutasi stock, meminimalkan terjadinya mixed up dan kesalahan serta yang tidak kalah pentingnya adalah system pengendalian hama yang memadai.

H. Fasilitas dan Peralatan yang Memadai
Mesin dan peralatan yang digunakan untuk produksi farmasi harus secara design harus memenuhi persyaratan teknis antara lain jaminan bahwa material tidak boleh bereaksi atau berpotensi menimbulkan kotaminasi terhadap produk, harus mudah dibersihkan serta mempunyai kinerja yang secara konsisten menghasilkan output dengan kualitas sesuai spesifikasi yang ditetapkan.
Mesin harus dilakukan pemeliharaan secara teratur dan hal ini juga harus didokumentasikan dengan baik sebagai bagin dari dokumen mutu.
Tidak kalah pentingnya adalah fasilitas penunjang kritis seperti HVAC system, purified water generation and distribution system, udara tekan, clean steam serta fasilitas penunjang kritis harus dilakukan kualifikasi untuk membuktikan bahwa fasilitas tersebut mempunyai kinerja sesuai dengan yang diinginkan. Lingkungan produksi yang terkendali adalah hal yang sangat mendasar untuk mecegah terjadinya kontaminasi yang berpotensi menurunkan kualitas produk.
I. Dukungan Vendor
Vendor dalam system manufacturing obat adalah komponen penting dan perlu mendapat perhatian khusus. Vendor yang baik adalah vendor yang mampu memasok material atau jasa (misalnya kalibrasi) dengan kualitas yang secara konsisten baik, menjamin kontinuitas supply sehingga barang dan jasa tersebut tersedia tepat pada waktunya serta bekomitmen terhadap mutu.
Perlu dilakukan audit untuk memastikan bahwa system manufacturing bahan baku sudah mengikuti prinsip GMP, mempunyai dukungan dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan NIE seperti SMF (Site Master File), DMF (Drug Master File dan dokumen dokumen lainnya. Kaidah yang paling mendasar adalah “hanya dari bahan bahan berkualitas tinggi bisa dihasilkan produk dengan kualitas yang tinggi”.

 

J. Continous Improvement
“Selalu ada ruang untuk melakukan perbaikan” kalimat itulah yang menjadi dasar bahwa industry farmasi tidak boleh merasa berpuas diri dengan pencapaian saat ini. Karena pearturan peraturan selalu berkembang, ilmu pengetahuan dan teknologi juga terus berkembang. Maka baik masing masing individu maupun organisasi (perusahaan) harus terus belajar sehingga bisa terus memenuhi persyaratan teknis industry farmasi sesuai dengan peraturan terkini serta menghasilkan produk yang berkualitas tinggi yang dilakukan dengan system manufacturing yang produktif sehingga mempunyai daya saing yang tinggi pula dipasaran. Perusahaan jangan segan segan untuk menantang karyawan dengan reward yang tinggi bagi setiap inovasi yang dapat menaikan produktifitas atau kualitas.

 
Leave a comment

Posted by on September 29, 2015 in FARMASI