RSS

The Power of Nawaitu

04 May

Nawaitu……. atau kalau dibahasa Indonesiakan jadi niat, adalah sesuai yang sangat penting dalam hidup ini. Dari niat itulah maka seluruh pikiran kita baik pikiran sadar maupun bawah sadar serta seluruh organ tubuh kita secara serempak bergerak menuju mengikuti perintah sang nawaitu tadi.
Sebagai ilustrasi paling sederhana, mungkin anda pernah mengalami pergi berangkat ke tempat bekerja secara terburu buru sehingga tidak sempat sarapan pagi. Akibat dari hal ini biasanya jam 10 pagi pastilah anda sudah merasa lapar, badan menjadi agar lemas dan penurunan konsentrasi akibat gula didalam darah anda sudah mulai menurun. Namun akan lain ceritanya jika anda sudah berniat untuk berpuasa, jam 10 badan anda masih terasa baik baik saja dan seolah olah tubuh diperintahkan oleh sang niat untuk tetap menjaga kestabilan kadar gula darah, hal ini tetap bisa terjadi bahkan seandainya anda tidak makan sahur sekalipun.
Niat itu ada berepa tingkatan antara lain : pertama keinginan. Keinginan adalah niat yang paling lemah. Misalnya jika hanya ingin langsing, biasanya tidak menjamin anda jadi langsing. Niat ini biasanya juga mudah hilang terutama jika berhadapan dengan kendala atau kesulitan biasanya niat yang lemah ini mudah dibuang.
Niat yang kedua adalah ikut-ikutan. Biasanya anak-anak remaja sering dijangkiti keinginan model ini, Misalnya karena teman temanya kuliah mengambil jurusan ekonomi lantas ikut mengambil jurusan ekonomi, tanpa tahu kenapa milih jurusan ekonomi. Misalnya karena idolanya sering pakai baju sexy lantas ikut-ikutan pakai baju sexy padahal belum tentu modelnya cocok dll. Keinginan ini juga sifatnya sesaat, mudah terhapus. Dorongannya memang kuat namun hanya berlangsung sesaat, sesudah itu melembek apalagi jika sudah berhadapan dengan hambatan, sering timbul peyesalan.
Niat jenis ketiga adalah Nekat. Niat ini punya karakter bersifat impulsif, timbul secara tiba-tiba tanpa dikaji oleh pikiran sadar dan rasional. Namun sifatnya mempunyai dorongan yang sangat kuat, sehingga bisa melahirkan tindakan-tindakan yang sangat berani, tidak memperhitungkan resiko, tanpa strategi dan mengabaikan resiko. Banyak orang-orang yang berhasil mencapai tujuan dengan niat jenis ini namun sama banyaknya juga yang mengalami kegagalan. Namun saran saya jangan sering-sering menggunkan niat jenis ini, karena sulit mengukur resikonya dan keberhasilannya hanya 50%.
Niat jenis keempat adalah komitmen. Berbeda dengan niat jenis pertama yang mudah terhapus oleh kesulitan-kesulitan kecil, niat jenis ini akan lebih memancap dihati. Niat jenis ini biasanya dicirikan sbb : 1. Diucapkan dalam ucapan, bahkan ditulis agar bisa dibaca berulang ulang (kalau bahasa kunonya mantra kalau bahasa modernnya….teknik afirmasi) dan niat tersebut juga divisualisasikan. 2. Diyakini dalam hati secara utuh bahwa keinginan tersebut adalah sesuatu yang mulia yang memang pantas untuk diperjuangkan dengan segenap daya dan upaya. Keyakinan ini akan merasuk kedalam pikiran bawah sadar sehingga akan menggerakan segenap daya cipta, kreasi, pikiran, seluruh sel-sel dan organ tubuh kita. Semua bersinregi untuk mengikuti keinginan sang niat. 3. Melahirkan tindakan tindakan yang mengarah kepada tercapainya niat. Dorongan niat yang sangat kuat ibarat magma yang bertekanan sangat tinggi yang berusaha menembus bebatuan diperut bumi untuk mecapai permukaan. Niat jenis inipun akhirnya akan 1 membuka jalan bagi tubuh kita untuk bergerak melakukan segala daya dan upaya mencapai tujuan niat. Bahkan gelombang niat yang kuat ini akan memancar kealam semesta raya sehingga seluruh alam juga ikut dipengaruhi dan secara bersama-sama mendukung keinginan sang niat. Orang yang berkomitmen biasanya lebih tangguh, lebih konsisten dan tidak mudah menyerah jika berhdapan dengan tantangan. Misalnya seorang yang sudah berkomitmen untuk menjaga berat badan agar ideal akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai kinginannya. Jika digoda dengan sepotong hot dog akan mudah menolaknya, jika dihadang dengan hujan tidak menghalangi olah raganya. Bahkan jika setelah dilakukan semua upayanya selama satu tahun kok belum langsing juga tetap bersabar dan tetap konsisten sampai keinginannya tercapai. Biasnya “bunda alam” kalau melihat orang yang setegar ini akan berkata “ya sudahlah memang kamu pantas mendapatkan”.
Itulah the power of “Nawaitu” maka marilah kita kuatkan niat agar tercapai tujuan hdiup kita.

 
Leave a comment

Posted by on May 4, 2011 in motivasi dan inspirasi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: