RSS

BUDGET PRIBADI

15 May

Dalam setiap menjelang  akhir  tahun mungkin tIdak heran  jika hampir semua orang dikantor disibukkan dengan urusan budget. Semua orang bahkan terlihat sangat serius untuk mengitung hiutng  budget baik budget untuk kegiatan operasional rutin tahun depan  maupun  budget untuk pengembangan usaha atau investasi baru. Para top managemen bahkan sangat sibuk untuk menyusun rencana strategis lima sampai sepuluh tahun kedepan. Bila perlu dipanggilah berbagai konsultan untuk mendapatkan berbagai masukkan dalam menysun rencana strategis pengembangan perusahaan kedepan. Semua faktor baik internal maupun eksternal termasuk kondisi sosial budaya, politik bahkan ekonomi makro dunia dijadikan bahan pertimbangan. Pendeknya semua orang sangat sibuk dan begitu konsentrasi untuk membuat persiapan agar dapat  menghadapi semua  tantangan perusahaan pada tahun tahun kedepan sesuai dengan visi dan misi perusahaan.

Namun saya ingin bertanya apakah sebagai pribadi, apakah seorang pegawai entah itu karyawan bawahan maupun manager juga begitu serusnya dalam menuysun budget kehidupan pribadinya, dalam menyusun rencana strategis lima sampai sepuluh tahun kedepan. Jangan-jangan untuk kemajuan  perusahaan seorang pegawai begitu serusnya memikirkan strategi masa depannya, sementara untuk kelangsungan kehidupan pribadi dan keluarganya malah tidak dipikirkan, atau hanya pasrah saya seperti mengalir ( mending kalau mengalirnya ke pantai indah kebahagiaan, lha kalau megalirnya ke pantai kesengsaraan, wah buahaya tho?! makanya wake up man!) Dan maaf..juga nih apakah ada yang belum punya visi dan misi pribadi atau keluarga?! Jika ada ……Ya Ampyuuuun hari gini belum punya visi dan misi pribadi! Cepetan bikin!

Nah ini siapa pun anda yang ingin mencapai visi kebahagiaan hidup, khususnya dalam aspek finansial saya ingin berbagai tips tentang budget pribadi yang mungkin bermanfaat bagi anda. Informasi ini sangat penting dalam rangka membantu perencanaan anda dan keluarga anda.

Tidak peduli siapapun anda, berapapun besarnya penghasilan saat ini, sangat penting untuk mengerti, memahami dan mematuhi budget ini, pak Tung Desem Waringin menyebutnya sebagai Alokasi Aset. Sesuai dengan prinsip budget pribadi ini, maka anda harus membudgetkan pengeluaran anda sbb :

I. Budget untuk amal 10%

Sebagai hamba Tuhan sudah selayaknyalah kita memanjatkan puji syukur atas semua kemurahan-Nya. Tuhan memang tidak membutuhkan uang dari hambanya, namun Tuhan memerintahkan hambanya untuk selalu bersyukur atas semua nikmat yang diberikan salah satunya dengan cara saling mengasihi sesama.

Bagi umat Islam bahkan hukumnya wajib untuk mengeluarkan minimal 2.5% dari penghasilan yang diperoleh. Sisa budget yang 7.5% gunakanlah untuk sedekah atau infak yang juga sangat dianjurkan. Hal ini sangat penting untuk menjaga agar terjadi prinsip harmony dalam kehidupan.

Salah satu hikmahnya adalah untuk mengurangi jurang pemisah antara orang kaya dan orang miskin. Jika semua orang yang punya penghasilan bersedia mengeluarkan 10% dari pendapatannya untuk beramal, kemudian dikelola secara baik, maka akan tersedia cukup biaya untuk membantu masyarat miskin agar bisa mendapatkan kehidupan yang layak, mendapat akses pelayanan kesehatan, pendidikan, gizi anak dsb. Bukankah berbagai tindak kejahatan, masalah sosial bahkan tindakan terorisme berakar dari kesnjangan sosial ini. Gonjang ganjing  politik di dunia serta isu terorisme sebenarnya juga dipicu oleh masalah kesenjangan sosial antara negara maju dan negara miskin.

Secara filosofis, karena sudah begitu banyak kelimpahan yang diberikan oleh Tuhan melalui alam semesta raya ini, maka sudah selayaknya seorang hamba  bersyukur dengan jalan memberikan kebaikan kepada semesta raya, sehingga alam semesta raya ini semakin lama akan dipenuhi oleh kebaikan dan kelimpahan, yang pada  akhirnya akan kembail kehambanya juga (karena manusia adalah bagian dari alam semesta raya). Maka jadilah kita bagian dari rahmatan lil alamin.

Sebagai umat yang meyakini akan kemurahan Tuhan maka setidaknya ada beberpa hikmah dari beramal mengeluarkan sebagian rejeki kita :

  1. Sebagai bentuk keimanan kepada Tuhan
  2. manifestasi rasa syukur sehingga semakin meningkatkan kebahagiaan
  3. Sebagai bentuk kecintaan kita kepada sesama manusia dan alam semesta
  4. Menigkatkan rejeki, banyak teori yang menjelaskan fenomena ini. Singkatnya karena dialam ini juga terikat adanya hukum aksi dan ada reaksi, maka jika taburkan kebaikan maka akan berbuah kebaikan juga.
  5. Asuransi Illahi. Istilah ini digunakan oleh Bapak Yusuf mansur. Logikanya begini. Dalam hidup ini setiap orang  dihadapka pada : 1. faktor-faktor yang dapat dikontrol dan 2.faktor-faktor yang diluar kontrol. Untuk faktor ke-2 ini yang bisa kita lakukan hanya pasrah dan berdoa kepada Tuhan. Pendeknya seorang hamba tidak mungkin bisa menyetop hujan agar berhenti, namun Tuhan bisa memberikan petujuk kepada hambanya  walaupun hujan turun namun tetap mendapat kebaikan/keuntungan dari hujan tersebut. Siapkah yang bisa menjamin bahwa rumah kita  tidak kejatuhan pesawat terbang, kejatuhan meteor, terkena gempa bumi, terkena bocoran magma dsb. Sama halnya siapakah yang bisa mengatur saat duduk dikereta dalam suatu perjalanan ternyata bertemu dengan seseorang yang kemudian ternyata menjadi pasangan hidup yang setia. Rasa syukur yang dibarengi dengan amal ibadah serta sedekah dapat mendekatkan seseorang pada kebaikan, keberkahan dan kebahagian.

II.               Budget tabungan Aman 10%

Tabungan aman adalah tabungan yang tidak boleh diambil dengan alasan apapun dalam kondisi apapun kecuali jika jumlahnya sudah sangat banyak dan dari bunganya cukup untuk membiayai gaya hidup kita saat ini. Agar aman bentuk tabungannya adalah deposito atau investasi lain dengan resiko yang kurang lebih sama dengan dposito. Jangan untuk diinvestasikan ke yang beresiko misalnya saham.

Menabung adalah cara yang paling sederhana untuk kaya, karena Einstein mengatakan bahwa salah satu keajabiban di dunia adalah Bunga berbunga.

Percayakah anda akan keajaiban tersebut, baiklah sebagai ilustrasi  misalkan ada seorang karyawan  yang baru lulus SMA umur 20 tahun mulai bekerja  dengan gaji Rp 1.000.000 jt per bulan dan secara rutin menabung 10% dari gajinya, ke naikan gajinya pertahun rata-rata  10%  dan bunga deposito rata-rata 8% pertahun maka pada usia 60 th uang tabungan yang dimilikinya sebesar Rp 1.412.084.044  (wow fantastik bukan).

Misalkan nabungnya bukan 10% gaji, tapi seumur-umur hanya Rp 100.000 per bulan maka pada umur 60 tahun tabungannya sudah mencapai Rp 310.867.882. Masih luar biasa karena jika dihitung-hitung uang yang distorkan totalnya hanya Rp 48.000.000.

III.            Budget Dana Cadangan 10%

Anda perlu dana cadangan yang diperlukan jika sewaktu waktu ada keperluan emndadak misalnya keluarga sakit, tiba-tiba di PHK dsb. Dana cadangan harus dikumpulkan terus menerus sampai jumlahnya mencapai 6 s/d 12 kali bsarnya gaji anda. Nah jika ternyata sudah mencapai apa yang harus dilakukan, ya teruskan menabung tetapi ditambahkan sebagai tabungan aman. (Jadi komposisinya tabungan aman 20%,  dana cadangan 0%)

IV.            Budget investasi leher keatas 10%

Adalah segala usaha untuk meningkatkan skill, pengetahuan dan wawasan anda, sehingga nilai tambah yang dimiliki semakin besar. Dengan adanya investasi ini maka meningkatkan kemampuan kita untuk menangkap peluang yang ada, menigkatkan daya saing serta melipatgandakan potensi yang dimiliki yang pada akhirnya akan menambah pendapatan. Bnetuk investasi ini berupa membeli buku, ikut seminar, kursus, training dsb

V.               Budget Bersenang-senang 10%

ahpoong4Inilah yang hal paling menyenangkan. Jadi selain  harus hemat dan cermat dalam membelanjakan penghasilan, namun jangan sekali-kali melupakan untuk bersenang-senang. Apagunanya punya uang banyak jika kita tidak pernah menikmatinya, tidak pernah besenang-senang, kalau begitu nggak ada bedanya dengan orang miskin. Bahkan orang yang paling kikir adalah orang kaya yang tidak pernah menikmati kekayaannya, semua kekayaannya disimpan entah untuk apa.

Katakan kepada diri sendiri “ kamu sudah bekerja keras dan mencapai keberhasilan kini sudah selayaknya kamu menerima hadiah yaitu bersenang-senang”. Luangkan waktu untuk sekedar jalan jalan ke mal, beli hp yang bagus, beli baju pesta, pergi ke pantai, pergi ke gunung, shoping ke luar negeri, beli mobil mewah dsb sesuai dengan nilai budget anda.

Sekali lagi budget ini hukumnya adalah wajib, harus direalisasikan, jangan menundanya atau mengalihkan ke budget lain jika tidak ingin anda dikatakan orang yang super pelit.

I  Untuk memenuhi kebutuhan rutin 50%

Untuk membayar tagihal listrik, telpon, bayar sekolah anak, biaya makan, gaji supir atau pembantu serta kebutuhan rumah tangga lainnya. Inilah perlunya untuk menyesuaikan gaya hidup anda agar jangan sampai kebutuhan dan pengeluaran rutin  melebihi budget ini.

Demikian semoga bermanfaat. Salam.

 
Leave a comment

Posted by on May 15, 2011 in BISNIS, MANAGEMEN

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: