RSS

JADILAH ORANG YANG AHLI MENUNDA PEKERJAAN

15 Jun

Ketika saya sedang mendengarkan seorang pembicara terkenal mengatakan kalimat tersebut, sayapun mirip  seperti anda  sontak berkata “hah..apa nggak salah mgomong nih orang?!”.  Namun setelah saya simak lebih lanjut ternyata memang benar, bahwa untuk bisa menjadi orang yang sukses salah satu syaratnya harus ahli dalam menunda pekerjaan. Kenapa bisa demikian? Karena sebenarnya setiap orang selalu dihadapkan dengan beragai masalah, berbagai persoalan, berbagai pekerjaan yang harus diselesaikan. Tentunya adalah hal yang tidak mungkin bagi serang manusia dalam satu waktu menyelesaikan semua permasalahanya secara bersamaan. Makanya kita harus pandai memilah-milah mana yang harus ditunda dahulu, mana yang harus ditunda selamanya,  mana yang tidak boleh ditunda sam sekali dan mana yang harus diprioritaskan karena bersifat urgent. Sebagai ilustrasi, pada saat seseorang bisa duduk dimeja kerja nya disebuah kantor hal itu bisa terjadi berkat dia bisa menda banyak persoalan yang sebenarnya harus diselesaikan. Mungkin pada saat yang sama dia harus memasak, cuci baju,  membersihkan rumah, memberi makan kucing persia kesayangannya dan masih banyak pekerjaan lainnya, namun dia bisa menunda semuanya bahkan sekaligus didelegasikan kepada asisten rumah tangga kepercayaannya. Mungkin pada saat bersamaan sebenarnya  ia juga harus bayar tagihan  listrik, tapi ditunda dulu sampai malam  dibayar lewat ATM. Atau sebenarnya jam 10 pagi di televisi ada acara  infotaiment bagus, tapi dia tunda hal itu karena dianggap nggak penting. Mungkin sbenarnya jam 14.00 harus mengantar jemput anak, tapi dia delegasikan kepada supir pribadinya atau ikut jemputan sekolah. Ya…. Masih banyak lagi persoalan yang dia tunda sehingga dengan demikian  bisa sampai di kantor. Karena saking banyaknya persoalan yang harus dihadapi maka manusia harus AHLI dalam menunda pekerjaan agar jangan sampai terjadi salah tunda, yang seharusnya urgent malah ditunda, sebaliknya yang tidak penting malah dikerjakan, akibatnya bisa fatal. Yang seharusnya pergi ke kantor malah dibela-belain nonton infotaiment,…wah jadi gawat kan. Atau contoh lainnya misalnya istrinya sedang sakit harus segera dibawa ke dokter, malah ditinggal pergi mancing, apa nggak kacau jadinya.

Ini semua bisa terjadi jika kita tidak AHLI dalam menunda pekerjaan. Persoalan persoalan yang kita hadapi harus dipilah-pilah agar bisa diatur sekala prioritasnya mengingat adalah hal yang tidak mungkin kita selesaikan semua persoalan kita secara ‘jreng” bersamaan seperti lampu aladin. Biasnya masalah kita urutkan berdasarkan tingkat kebutuhannya : penting sekali, penting, agak penting, tidak terlalu penting, tidak penting sama sekali. Berdasarkan waktunya bisa dipilah lagi : harus segera, secepatnya, bisa ditunda sementara, bisa dikerjakan belakangan. Dari segi dampaknya bisa dibedakan : jika ditunda tidak berpengaruh apa-apa, jika ditunda menimbulkan kerugian, jika ditunda malah menguntungkan.

Salah satu prinsip hidup yang harus dipahami untuk mengggapai kesuksesan adalah dengan cara menyusun rencana. Menyusun rencana dimulai dari penetapan goal yang akan dicapai, goal harus diperinci secara jelas mulai dari bentuknya, jumlahnya, sampai target waktu pencapaiannya, semua harus dirinci secara jelas dan bisa divisualisasikan secara nyata agar peta perjalanan menjadi mudah untuk dibuat. Goal boleh tidak masuk akal, tetapi peta perjalanan harus tetap jelas. Goal biasanya bisa dipecah menjadi goal-goal kecil yang target pencapaiannya lebih singkat. Disinilah perlunya kita mengatur prioritas, harus berani mengambil keputusan ..sampai putus tus, nggak kiwir-kiwir…. Untuk menunda hal-hal yang akan menjauhkan kita dari goal, sebaliknya sampai menunda hal-hal yang akan mendekatkan kita kepada goal. Maka dari itulah kita haru jandi seorang yang AHLI dalam menunda pekerjaan. Adalagi contoh kebaikan menunda. Menunda kesenangan dengan maksud untuk mendapatkan kesenangan atau kebahagian yang lebih besar. Sebagai contoh kita dapat ketika seorang karyawan mendapat uang ekstra misalnya bonus 1 bulan gaji, sebenarnya pada saat yang sama ia ingin sekali membeli hand phone model terbaru, tetapi berhubung dia seorang yang AHLi menunda, maka keinginannya ditunda dulu, malah uangnya didepositokan demi untuk menambah investasi masa depan. Demikian juga ketika misalnya sesorang yang sebenarnya penghasilnnya sudah layak membeli mobil mewah kelas 5000 cc, tapi malah membeli mobil yang 3000 cc, sisanya dibelikan mobil 1500 cc untuk operasional pantai asuhan yatim piatu demi mengejar investasi masa depan. Jadi bagi anda yang punya hoby menunda-nunda perkerjaan, jangan hanya tanggung-tanggung, jadilah orang yang AHLI dalam menunda pekerjaan. Demikian. Salam sukses.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: