RSS

MEMAKSIMALKAN IBADAH BULAN RAMADHAN BAGI ORANG YANG SIBUK

21 Jul

Assalamu alaikum Wr. Wb

Sahabat sekalian, berdasarkan ketersediaan uang dan waktu maka manusia dapat dikelompokan kedalam tiga kategori yaitu : Pertama adalah orang yang punya banyak waktu dan punya banyak uang. Kelompok pertama ini adalah yang paling diidam-idamkan oleh semua orang. Kita semua harus berusaha keras untuk bisa menjadi kelompok ini. Kelompok ini merupakan orang yang paling berbahagia, orang kaya yang bisa menikmati  hidupnya, bisa melakukan banyak hal  dalam hidupnya, bisa dengan leluasa mengekpresikan suara hatinya. Dan orang ini pula yang biasanya menjadi Boss bagi manusia kategori dua dan tiga. Bagi kelompok ini tentu tidak sulit untuk melakukan apapun yang diinginkannya. Kalau memang hoby kerja juga boleh (tapi kerjanya dia lebih karena pilihan atau hoby, bukan kebutuhan kaya saya sekarang he…he..) Mudah mudahan saya bisa masuk kategori ini. Kelompok ini terdiri dari para pengusaha sukses yang sudah membangu kerajaan bisnisnya sedemikian sehingga mempunyai system handal yang memungkinkan bisnis bisa tetap berjalan tanpa kehadirannya.

Kategori kedua adalah orang yang mempunyai banyak uang tapi tidak mempunyai banyak waktu. Biasanya terdiri dari para eksekutif, para professional, para artis, para pebisnis (yang aktif), para pedagang. Secara ekonomi mungkin orang ini tidak kekurangan, mobil mewah ada, rumah banyak walaupun jarang ditinggalin karena sibuk kian kemari, doposito banyak, saham dimana-mana ada.  Tetapi kelompok ini memunyai sedikit waktu, tidak sempat menikmati kekayaannya, tidak sempat menikmati kehangatan bersama keluarga, tidak sempat meikmati alunan music kesukaannya, tidak sempat main golf dll. Kalaupun main golf atau pergi ke karaoke itu semata-mata karena tugas dari kantor untuk mengentertain mitra atau dalam rangka negosiasi bisnis (ya tapi lumayan deh ….. daripada nggak pernah sama sekali, ya khan?) Makanya harus cepat cepat naik kelas katogeri satu.

Kategori ketiga adalah orang yang tidak punya banyak waktu dan tidak mempunyai banyak uang. Ini adalah para pekerja giat yang pergi pagi pulang petang pendapatan pas pasan pala pusing pegal pegal …… atau istilahnya manusia P10, he…he….. Orang ini sangat berat tantangan hidupnya, tiap hari sibuk cari uang sampai ngak sempet olah raga, ndak sempet ngajarin anak berenang, nggak sempet kongkow di mall, sekali anak sakit biasanya satu rumah ikut sakit, nggak smpet silaturahmi orang tua, nggak sempet cuci mobil sambil ngobrol sama tetangga lha.. (ya..ndak papa to, orang mobil kantor ini, toh sudah ada yang nyuciin! he..he……. ngeles nih),  nggak sempet nyumbang anak yatim….karena habis buat bayar kartu kredit  plus cicilan rumah dan ….nggak sempet nulis blog juga kaee… ya?!.  Nggak masalah deh yang penting jangan lama lama stay disini, tetap otpimis dan berjuang lebih giat dan cerdik biar bisa cepet naik kelas.

Kataegori keempat adalah orang yang punya banyak waktu tetapi tidak punya uang. Kelompok ini biasanya mahasiswa yang baru lulus lagi nyari kerjaan, para joki tree in one yang nggak dapet order karena ada razia….. Karyawan yang baru kena PHK tanpa pesangon (jangan kahawatir bagi yang mengalmi hal ini banyak kasus kok gara gara diPHK karena THE POWER OF KEFEFT mendadak jadi pengusaha sukses kaya raya, asyiiik), para karyawan EO yang lagi sepi order (jarang kalee..?). dll.

Nah menjelang bulan puasa dimana terbuka kesempatan luas untuk menikmati pesta ibadah tentunya  bagi manusia yang masih masuk dalam  kategori dua maupun kategori tiga sulit untuk bisa beribadah secara maksimal mengalahkan orang kategori satu. Sudah uangnya kalah, ibadahnya kalah pula he…he… nasib deh!

Tapi jangan khawatir, ini ada tips untuk memaksimalkan ibadah yang sangat bermanfaat bagi orang yang penuh dengan kesibukan.

  1. Bagi yang banyak menghabiskan  waktu dijalan dan naik kendaraan umum sambil menikmati kemacetan jalan jangan lupa membwa bekal air putih (biar ngirit gitu) plus kitab suci mini atau kitab suci electronic atau buku buku agama. Jadi sambil di perjalanan kita bisa sambil membaca kitab suci. Jika  males baca buku, membaca suratan pendek saja sebanyak-banyaknya.
  2. Jatah uang makan siang kita dikumpulkan untuk disedekahkan kepada yang berhak (biar menjadi kaya kita musti bergaya seolah olah kita sudah kaya…. Salah satunya adalah banyak memberi, ingat hukum  Law of attraction). Apabila di jalan pas saat beduk magrib segera minum air putih, kalau bawa permen atau kurma bagi dengan sebelahnya biar dapat bonus pahala. Kalau sama-sama bawa ya tuker-tukeran saja deh, nah kalau sama sama nggak bawa gimana? ya,,, cari gratisan saja di masjid sambil sholat berjamaah he..he.. gampang kan!
  3. Sambil menunggu angkot, sambil nunggu bertemu client, sambil nunggu antrian dibank sambil baca kitab suci atau baca suratan pendek, beristighfar, bershalawat atau membaca zikir yang lain, tentunya suaranya depelankan atau membca dalam hati.
  4. Saat waktu shalat tiba usahakan mengajak teman teman untuk shalat berjamaah
  5. Ganti nada dering HP dengan yang bernuansa ibadah, tapi kalau lagi meeting tetap harus disilent lho…
  6. Sampai dirumah kalau keburu ikut shalat tarawih, ajak anak atau istri biar kompak. Kalau nggak sempat tetap lakukan shalat tarawih sendiri.
  7. Ketika bangun menjelang makan sahur sambil menyiapkan makan sahur mulut kita sambil selalu berzikir, mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT (sekalian biar rejeki ditambah he…he… ada maunya. Tapi nggak papa toh yang kita mintain Maha Kaya, nggak berkurang kekayaannya gara gara kita maintain)
  8. Jangan menyetel TV yang isinya cuma bercanda-canda dan tertawa, gosip atau sinetron atau acara yang bersifat hura hura. Lebih baik matikan TV biar kita lebih merasakan keakraban bersama keluarga tanpa digamggu oleh televisi.
  9. Sehabis shalat usahakan banyak-banyak berdoa. Tapi inget ya kalau berdoa jangan bergaya orang msikin. Apa berdoa gaya orang miskin? Ya Cuma minta yang dia butuhkan, thok. Sebaliknya kalau berdoa kita harus begaya seperti orang kaya! (inget hukum Law of attraction….kalau mau kaya kita harus bertingkah laku seolah olah kita sudah kaya), gimana gaya berdoa orang kaya? Ciri pertama cara berdoanya orang kaya itu adalah dengan banyak bersyukur, berterima kasih kepada Allah SWT, he..he… padahal sebenarnya bersykurnya si orang kaya ini karena nagih janji-Nya agar ditambah nikmatnya (ikhlas nggak kalau ada maunya begini?!!! Ndak papalah toh disuruh oleh-Nya). Terus gaya berdoa orang kaya yang kedua adalah banyak mendoakan orang lain, mulai dari bershalawat, mendoakan orang tua, mendoakan para guru, mendoakan anak istri, mendoakan pembantu, mendoakan atasan di kantor, mendoakan bawahan, mendoakan semua sodara sodara kita, mendoakan para pemimpin Negara kita, para tetangga , satpam kita, supir kita, pembantu kita dsb. Janganlah pelit dalam berdoa lha wong nggak pakai ongkos kok. Mendoakan orang itu ibaratnya kita menuangkan susu kedalam gelas yang sudah penuh dengan susu…akhirnya luber dan kita ketumpahan luberannya. Baru kemudian meminta sesuatu untuk diri sendiri atau keluarga, jangan ragu ragu kalau minta yang banyak sekalian, wong yang diminta Maha Kaya ini. Terus jangan lupa mengucapkan terima kasih atas terkabulnya doa, he…he…biar Dia pakewuh kepada kita karena kita sudah berterimakasih duluan padahal belum dikabulkan doanya (Kalau yang terakhir ini mah akal akalan dari Solucinum lho… bukan ajaran ulama, ya namanya juga usaha, tapi manjur lho. Apalagi kalau sambil dibarengi infak atau sedekah ” aduh trima kasih ya Allah saya sudah diterima bekerja diperusahaan baru dengan gaji 3x lipat dari sebelumnya, sebagai tanda terima kasih saya infakkan uang 1 bulan gaji saya ke panti asuhan semoga Engkau mensucikan rejeki yang aku terima )
  10. Kurangi nonton TV karena kurang bermanfaat, dan merenggut kehangatan kebersamaan keluarga sangat berharga. Ingat…hanya sebentar dalam 24 jam kita mendengarkan celotehan anak kita, mendengarkan pendapat istri atau menerima laporan dari pembantu (barang kali gajinya sudah kurang layak he..he…)

Demikian semoga bermanfaat, Have a nice day. Wassalam.

 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: