RSS

TIP MUDIK LEBARAN YANG ASYIK

24 Jul

Mudikers

Mudik adalah fenomena yang khas dan unik di masyarakat Indonesia, yang konon tidak dijumpai di  negara lain. Arus perpindahan manusia yang berjumlah jutaan orang, yang menyertai perayaan hari raya Idul Fitri  tak khayal lagi selalu membuat bingung pemerintah. Bermaaf-maafan, bersalam-salaman dan bersilaturahmi dengan orang tua serta kerabat tercinta di kampung halaman adalah bagian dari budaya bangsa kita, budaya mudik. Walaupun dengan kemajuan teknologi sebenarnya silaturahmi bisa dilaukan lewat berbagai cara mulai dari telpon, FB, Tweeter dll, nggak peduli ‘pokoke mudik” kata orang Jawa. Mudik ya mudik tapi kita harus bisa mempersiapkan agar mudik menjadi sesuatu yang, aman, nyaman, mengasikkan, membawa manfaat dan “berkah”.

MUDIK APA NGGAK YA

Mengambil keputusan mudik atau nggak bukanlah hal yang mudah, harus diperhitungkan secara matang dengan mempertimbangkan factor ugensi, dan factor financial.

Urgensi misalnya benar-benar perlu karena sekalian menengok orang tua yang memang sudah lama tidak dikunjungi, mengurus surat-surat penting, atau hal-hal urgen lainnya.

Fatkor biaya juga harus diperhatikan, untuk itu diperlukan perhitungan financial  secara matang. Pertama-tama kita harus tahu berapa dana yang tersedia, dana yang tersedia harus sudah dikurangi tagihan-tagihan rutin seperti air, listrik, telpon, kartu kredit, cicilan rumah, tabungan rutin, bayar zakat, bayar SPP anak dsb.

Kemudian dana yang tersedia  dikurangi dengan  biaya perjalanan pulang pergi, biaya hidup selama dikampung halaman, ini sangat menentukan berapa lama tinggal dikampung halaman. Dikurangi lagi dengan biaya untuk memberi hadiah kepada keponakan, sodara atau kerabat, biaya pembelian  oleh-oleh untuk sanak sudara dikampung dan oleh-oleh dari kampung untuk teman di kantor. Penghitungan biaya perjalanan harus hati-hati sebab dimusim lebaran tariff angkutan lebih mahal dari hari biasa, sebagai contoh tiket kereta api Jakarta Surabaya yang biasanya Rp 275.000 musim lebaran bisa mencapai Rp 600.000 bahkan lebih.

Jika hasil pengurangan tersebut hasilnya minus atau nol berarti secara fianansial  tidak layak mudik, tapi bila hasilnya plus dan masih cukup untuk biaya hidup sampai gajian bulan depan maka secara financial “layak mudik

PERSIAPAN APA YANG DILAKUKAN SEBELUM MUDIK

Mudik harus dipersiapkan dengan matang agar diperjalanan tidak mengalami kesulitan, dan mudik menjadi sebuah pengalaman yang mengasyikan. Pertama-tama luruskan niat, mudik untuk menyambung tali silaturahmi (konon di negeri Entah Berantah ada lho yang mudik itu niatnya pamer kekayaan kepada sodaranya di kampung).

Siapkan perlengkapan pribadi secukupnya sesuai dengan rencana lamanya tinggal di kampung, jangan lupa obat-obatan pribadi juga dibawa, apalagi bagi penderita penyakit hipertensi, diabet atau penyakti jantung.

Bawalah oleh-oleh dalam jumlah secukupnya jangan sampai menganggu kenyamanan selama diperjalanan karena kebanyakan barang bawaan.

Tentukan kapan anda akan berangkat, segera pesan tiket jangan melalui calo karena harganya mahal, dan tentukan kapan anda mulai mengajukan cuti. Lamnya cuti diatur sedemikian rupa sehingga cukup untuk mudik dan sepulang dari mudik masih ada sisa waktu minimal satu hari untuk berbenah rumah dan untuk beristirahat sehingga besoknya sudah fresh dan siap mental untuk bermacet-macet ria di Pulo Gadung yang “indah dan permai”.

NAIK APA AMBIL RUTE YANG  MANA?

Saat ini banyak pilihan untuk sampai dikampung halaman, bisa naik pesawat, kapal laut, naik kereta api, naik mobil, atau naik motor juga Oke lho. Semua terserah kepada anda sesuai kondisinya masing-masing.

Kalau naik pesawat atau kapal laut yang penting segera pesen tiket, pilih jasa penerbangan atau kapal laut yang terpercaya (minimal menurut anda dan teman anda), jangan memaksakan diri jika kendaraan sudah overload, bahaya!

Bagi yang mudik dengan motor cek dulu kondisi motornya, bila perlu pergi ke bengkel dan lakukan tune up. Periksa terutama kondisi ban, rem, olie, busi, carburator, ban, lampu dan jangan lupa jaket kulit sarung tangan kulit serta jas hujan. Syukur-syukur bila mudiknya rombongan sehingga lebih asyik dan biasanya diberi pengawalan oleh PJR (sekali kali kaya pejabat VIP boleh khan….?)

Bila naik mobil pribadi juga perlu dicek kondisi kendaraan misalnya ban  (jangan lupa ban serep juga dicek lho), yang dicek tekanan angin harus sesuai, telapak kembangnya tidak gundul.  Rem, olie, saringan olie, saringan bensin, saringan angin, busi, ruang bakar dan injector difllushing dengan carbojet, roda dispooring dan balancing, cek radiator, lampu, wiper, aki. Jangan lupa bawa lap kanebo untuk mencuci kendaraan . Atau kalau nggak mau repot silakan  pergi ke bengkel aja minta diceck dan lakukan tune up.

KALAU PUNYA BABY ATAU ANAK KECIL GIMANA

Wah ini masalah yang serius, karena menyangkut si baby. Bawa perlengkapan bayi (baju dan acesoriesnya,  termasuk minyak telon, bedak, sabun dll) dalam jumlah yang cukup. Jangan lupa bawa susu, makanan bayi, termos, obat obatan untuk bayi. Barang barang itu ditempatkan ditempat yang mudah diambil sewaktu-waktu dibutuhkan. Anak kecil sering dilanda kebosanan dijalan, biar nggak bosen bawaain mainan  yang paling dia sukai, diberi komix atau majalah anak yang menarik, atau diberi kesibukan lain biar nggak bete (he…he..tapi jangan suruh ngerjakan PR di jalan ya). Kemilan atau minuman juga sangat dibutuhkan selama diperjalanan, karena kalau sampai merasa kelaparan adik kecil biasanya tambah cengeng.

Obat yang wajib dibawa : minyak telon atau Minyak kayu putih untuk masuk angin, dan jangan lupa juga bawa obat penurun panas untuk pertolongan pertama, obat diare, obat batuk pilek dan vitamin tidak lupa thermometer.

AMAN  NGGAK YA NINGGALIN RUMAH

Yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga agar selama mudik rumah yang kita tinggalkan tetap aman. Untuk itu sebelum mudik pastikan semua peralatan listrik dimatikan, kran air sudah ditutup. Kulkas boleh tetap menyala untuk menyimpan perbekalan (sayuran, daging dll) buat  keperluan sehabis mudik, tukang sayur masih mudik susah dicari lho, sehingga harus punya stock. Lampu jangan dibiarkan menyala sepanjang hari karena sangat menyolok dan kelihatan sekali bahwa rumah tersebut kosong. Nitip ke tetangga untuk menyalakan lampu sore hari dan mematikannya pagi hari. Jika nggak mau ngrepotin tetangga, pasang saja timer atau sensor cahaya (kalau pakai sensor dibersihkan dulu sensornya, kalau sensornya kotor lampu akan menyala terus-terusan). Peralatan ini sangat gampang dicari, dan harganya juga murah kok, tidak lebih dari Rp 100.000..

Kalau punya binatang kesayangan jangan lupa menitipkan ke tetangga, atau saudara. Kalau misalnya anda punya “labrador” titipkan saja ke pet shop, biasanya terima penitipan kok.

Kuncilah semua pintu, jendela dan pagar, jendela jangan lupa dipasangi trails dan lebih baik lagi jika dipasang alarm di setiap pintu dan jendela.

Koordinasi dengan pak RT, satpam dan petugas keamanan lainnya (nah tuh, makanya jangan lupa bagi-bagi THR ke pak Satpam).

GIMANA BIAR DIJALAN TETAP ASYIK-ASYIK AJA

Perjalanan dimusim mudik lebaran memang tidak seperti hari biasa. Sebagai ganbaran Jakarta-Bandung yang biasanya ditempuh dalam tempo satu setengah jam, dimusim lebaran bisa mencapai tiga jam bahkan bisa  lebih.

Sabarkan hati, jangan nguber target, nikmati setiap suasana yang dialami, jauhkan diri dari emosi. Bila lelah segeralah beristirahat di rumah makan atau di POM bensin, disana kita bisa melaksanakan shalat, santai, minum kopi atau tidur sejenak untuk melepas lelah.

Bila rute  anda melewati daerah yang rawan, usahakan bertjalan secara konvoi dalam satu rombongan (misalnya jalur lampung palembang, jalan lintas Riau).

Waspadai tindak kriminalitas, modus operandi kejahatan yang diperkirakan bakal naik dimusim lebaran ini adalah : penodongan, perampasan, curas, penipuan, dan hipnotis. Meskipun pak Kapolda suda menyebar “sneeper” tapi sebetulnya kita adalah the “best Police” bagi diri kita masing-masing. Lakukan tindakan pencegahan misalnya tidak memakai perhiasan selama diperjalanan, tidak memamerkan hand phone atau barang-barang lain yang mengundang si tangan jahil dan ingat jangan menerima pemberian makanan atau minuman dari orang yang baru dikenal, meskipun minuman itu kelihatannya masih “tersegel” . Kalau menurut Bapak Permadi SH ditambah lagi dengan prinsip “eling lan waspodo” biar nggak kena hipnotis. (kalau masih  kurang puas juga……..?  kursus karate dulu deh….he…he…).

KETEMU SODARA-SODARA DI KAMPUNG SENENG YACH

Yang paling penting ketemu orang tua, karib kerabat bermaaf maafan sambil melepas rindu. Menikmati suasana lebaran di kampung  sambil makan ketupat bersama orang orang tercinta akan menjadi sebuah pengalaman yang sangat berkesan dan tak terlupakan. Nuansa kampong yang masih alami, udara  segar, hawa pegunungan yang dingin, suara burung bersautan atau gemuruh ombak lautan yang menderu mengembalikan ingatan kita akan nostalgia masa kecil. Ini akan membuat kita mendapat energi baru, untuk menghadapi tantangan hidup yang lebih berat.

 KAPAN BALIK KE JAKARTA

Jangan keasyikan terus ya, ingat tugas rutin menunggu diJakarta, patuhilah rencana yang sudah disusun. Selamat tinggal kampong halamanku, tahun depan aku akan mengunjungimu lagi, sayonara………. see you again.

Selamat menyambut hari kemenangan, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H mohon maaf atas segala kesalahan. Selamat Mudik, salam untuk seluruh keluarga dan kerabat di kampung.

Have a nice trip, have a wonderfull moment, give my best regards to all of your love ones.

Untuk peta jalur mudik silahkan klik DISINI

Solucinum PULKAMP

 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: