RSS

GAYA DALAM BERSEDEKAH

25 Jul

Sedekah adalah suatu ibadah yang juga diperintahkan kepada umat manusia, seperti halnya shalat. Sedekah ini ibadah yang diperintahkan Tuhan tetapi manfaatnya dirasakan oleh sesama manusia. Perintah sedekah ini adalah sebagai wujud dari sifat Tuhan yang Rahman dan Rahim, dimana Dia sudah begitu banyaknya melimpahkan nikmat kepada manusia, bahkan mengangkat manusia sebagai makhluk yang paling mulia sebagai khalifah dimuka bumi. Mungkin kalau saya jadi malaikat akan iri kepada manusia, untunglah saya nggak jadi malaikat.  Nah karena sifat-Nya yang Rahman dan Rahim maka Dia menghendaki agar sifat itu paling tidak ada pada manusia, salah satunya dengan cara sedekah ini.

Sedekah ini ibadah yang paling asyik, karena sedekah itu mendapatkan pahala di dunia, tetapi sekaligus mendapatkan balasannya didunia cash, bisa 700 kali, 100 kali atau mati matinya 10 kali lipat. Wah benar benar investasi yang luar biasa. Dan yang paling asyiknya adalah kalau balasan di dunia pasti dibalas nggak peduli ikhlas, atau tidak ikhlas, apakah orang beriman atau tidak beriman semua dibalas mnimal 10 kali. Memang benar satu satunya bisnis yang paling menguntungkan adalah berbisnis dengan Tuhan.

Apabila bersedekah diibaratkan sebuah pertempuran,  yaitu bertempur melawan syeitan yag bernama kekikiran/kepelitan didalam diri kita, maka ada beberapa gaya bertempur melawah syeitan tersebut maka ada beberapa gaya dalam bersedekah.

Inilah gaya bersedekah versi solucinum :

Gaya cowboy. Yang khas dari seorang cowboy adalah bersenjatakan pistol revolver, senjata gengam dengan peluru caliber paling besar 9 mm. Tembakan cowboy agak sporadis, jadi kadang kena tapi sering tidak kenanya. Sedekah dengan gaya cowboy itu adalah sedekah yang biasanya tidak rutin, bersifat musiman kalau sedang sadar banyak sedekah kalau pas lupa tidak sedekah.  Sesuai dengan kalibernya 9mm maka sedekah jenis ini jumlah nominalnya kecil, misalnya sedekah hanya dihari Jum at, dan jumlahnya hanya Rp 10.000 padahal di dompetnya ada uang Rp 100.000. Efektifitas sedekah jenis ini rendah. Kalau ikhlas pahala tetap dapat, tapi jumlahnya kecil, bonus balasan di dunia inipun biasanya kecil. Jadi bagi yang ingin keluar dari kesulitan hidup atau cita cita, sedekah jenis ini kurang efektif untuk memancing simpati Tuhan. Tapi masih lebih mendingan ketimbang tidak pernah sedekah.

Gaya Sniper. Sniper atau petembak jitu biasanya menggunakan senjata yang relative lebih besar, biasanya caliber 5.56 mm atau 7,62 mm, petembak jenis ini biasanya sunyi senyap tapi tembakannya sangat presisi dan sangat efektif. Sedekah dengan gaya diibaratkan orang yang sepintas terlihat pelit namun diam diam dia sering membantu orang lain secara tersembunyi, bahkan kadang kadang yang dibantupun tidak tahu. Jumlah sedekahnya relative lebih banyak, walaupun frekwensinya agak jarang. Misalnya melihat tetangganya yang tidak mampu menderita sakit menyuruh lalu secara diam diam dia menyuruh supir atau orang kepercayaannya  untuk membawanya kerumah sakit  dan membiayayi semua biaya pengobatannya. Kebaikannya tidak diketahui oleh banyak orang.

Gaya Sub Machine Gun. Sub Machine Gun adalah senjata otomatis dengan caliber kecil, biasanya hanya efektif untuk digunakan pada pertempuran jarak dekat. Sedekah dengan gaya ini misalnya seorang karyawan sehabis  gajian, disisihkan sebagian uangnya untuk sedekah. Uang itu lalu ditukar dengan recehan misalnya Rp 1.000. Kemanapun pergi uang tesebut dibawa, ibaratnya magazine yang penuh dengan amunisi, dan setiap ketemu peminta minta ataupun kotak amal  tidak pernah sekalipun melewatkan selalu  secara konsisten bersedekah.  Meskipun orang ini secara nominal sedekahnya kecil namun kebiasaan memberinya akan melekat dibawah alam bawah sadar, sehingga merasa bersalah jika menolak kotak amal atau pengemis, perlu diwaspadai bahwa perasaan ini adalah bibitnya Orang Kaya. Tidak heran jika penghidupannya segera meningkat. Gaya sedekah ini sangat efektif terutama untuk para karyawan bawah, insya Allah rejeknya cepat meningkat, dan pahalanyapun mengalir secara kontinyu.

Gaya Senjata Otomatis. Senjata Otomatis biasanya digunakan oleh pasukan pendukung infantry untuk menembus pertahanan lawan atau bahkan mengusir serangan udara, senjata ini sangat efekti untuk memporak porandakan satuan lawan. Biasanya dengan caliber 7.62 mm sampai 12 mm. Gaya ini mirip 100% dengan gaya Sub Machine Gun, namun jumlahnya relative lebih besar. Misalnya yang dulu dengan amunisi Rp 1.000 diganti dengan Rp 50.000 atau bahkan  Rp 100.000. Baik untuk mendulang pahala maupun untuk menarik simpati Tuhan agar mengabulkan cita cita cita kita sedekah jenis ini sangat efektif. Biasanya orang yang bersedekah gaya Sub Machine gun tidak seberapa lama akan naik kelas menjadi Gaya Senjata Otomatis.

Gaya Senjata Berat. Senjata berat biasanya digunakan untuk menghacurkan sasaran yang lebih besar dan jarak yang lebih jauh misalnya mengancurkan kapal musuh atau menembus bunker. Sedekah jenis ini biasanya jumlahnya besar dan banyak memberi manfaat kepada orang banyak. Misalnya mendirikan rumah sakit untuk orang yang tidak mampu, mendirikan sekolahan gratis untuk masyarakat miskin. Mendirikan masjid, mendirikan lembaga pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin, mendirikan station radio untuk tujuan dakwah dll. Biasanya orang bersedekah dengan gaya ini akan menuai lebih banyak doa, keberkahan, pahala dan rejeki berlimpah.

Gaya Senjata Pemusnah Masal. Senjata pemusnah masal dampaknya sangat luas, jauh lebih luas dari senjata berat. Sedekah dengan gaya Senjata Pemusnah Masal adalah sedekah yang manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh umat manusia, dan terbukti dapat secara masal dan turun temurun memusnahkan segala bentuk kemungkaran, kejahatan, kekafiran dan kemusrikan dan mengubahnya menjadi rahmatan lil ‘alamien. Misalnya banyak dilakukan oleh para sahabat Nabi, yang mensedekahkan seluruh hambanya demi kesuksesan misi dakwah, dan Alhamdulillah kita saat ini masih bisa merasakan manfaatnya, bahkan menjadi rahmat bagi semesta alam. Para ulama besar yang mensedekahkan segenap ilmunya, sehingga kita sampai saat ini bisa belajar dari buah pikirnanya. Para penghafal Alqur an yang secara kontinyu mensedekahkan waktunya untuk menjaga hafalan sehingga bisa menjadi bagian dari scenario Tuhan untuk menjaga keaslian kitab suci Al qur an sampai hari akhir. Para pemimpin adil yang memegang teguh amanah dan mensedekahkan segenap tenaga dan fikirannya untuk kemajuan umat, seperti dicontohkan oleh Umar bin abdul aziz.

Silakan mau pilih gaya mana yang anda suka, monggo…!

 
Leave a comment

Posted by on July 25, 2012 in MARHABAN YA RAMADHAN

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: