RSS

FILOSOFI KETUPAT LEBARAN

14 Aug

Para sahabat tercinta, walaupun mungkin agak terlambat, maklumlah kalau sudah dikampung jadi lupa nulis blog, solucinum ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434H, semoga semua amal ibadah para sahabat di bulan suci Ramadhan diterima oleh Allah SWT sehingga kita benar benar layak untuk merayakan hari kemenangan ini.

Jika kita cermati maka ada satu hidangan yang khas yang disajikan di Hari Raya idul Fitri ini yaitu ketupat lebaran. Ketupat adalah makan khas Indonesia yang sangat unit, awa kita harus jaga dan lestarikan jangan sampai diklaim oleh Negara tetangga ya, ketupat terbuat dari daun kelapa muda atau dalam bahasa jawan disebut janur yang berwarna kekuningan. Janur kemudian dianyam dengan teknik ternetu sehingga dihasilkan bermacam macam bentuk ketupat, ada yang kecil dan nada yang besar. Anyaman janur ini lalu diisi dengan beras yang tentunya sudah dicuci dengan bersih dan direndam dengan air santan agar tercipta rasa yang lebih gurih. Ketupat yang sudah diisi ini lalu direbus sampai masak, bisa memakan waktu 2 hingga 3 jam agar masak secara sempurna. Setelah itu angkat dan ditiriskan, maka ketupat sudah siap untuk dihidangkan, bisanya dihidangkan dengan opor ayam atau sayuran lainnya. Rasanya sangat lezat sekali.

Sudah terbiasa nenek moyang, apalagi orang jawa, sangat kita senang akan hal hal yang mengadung filosofi, seperti halnya bendera merah putih, merah artinya berani, putih artinya suci, bendera merah putih yang berarti berani membela kebenaran/kesucian.

Ada pula makna yang terkandung di dalam ketupat lebaran. Kita lihat proses pembuatannnya sekali lagi. Janur dibentuk menjadi ketupat, lalu ktupat kosong diisi dengan beras baru kemudian direbus maka jadilah ketupat yang lezat.

Pesan moral yang ingin disampaikan adalah sebagai berikut, janur adalah daun kelapa muda, yang dalam hal ini melambangkan generasi muda atau pemuda atau generasi penerus. Janur harus dibentuk terlebih dahulu menjadi ketupat agar bisa diisi dengan beras, artinya yang terpenting dari generasi penerus adalah harus dibentuk karakternya terlebih dahulu, jauh sejak dini sebelum kepadanya dididik berbagai ilmu yang lain. Karena hanya dengan karakter yang baik maka segala potensi yang dimiliki generasi penerus akan membawa manfaat bagi sesama, sebaiknya jika karakternya buruk walapun memiliki berbagai ilmu pengetahuan/keahlian justru akan membawa kerusakan, lihatlah para koruptor yang menjadi hama negeri ini bukankan mereka umumnya orang yang mempunyai ilmu pengetahuan tinggi namun karakternya buruk.

Lalu ketupat yang sudah dibentuk diisi dengan beras. Ini melambangkan setelah karakter dibentuk maka generasi muda harus mengisi dirinya dengan berbagai ilmu dan keahlian untuk bekal dimasa depan. Permasalahan yang dihadapi dimasa depan jauh lebih komplek dibandingkan dengan permasalahan yang dihadapi saat ini sehingga perlu bekal ilmu pengetahuan, keahlian, dan semangat juang yang lebih baik untuk menghadapinya. Generasi pemuda harus berjiwa seperti ketupat, selalu haus untuk mempelajari hal hal baru yang diperlukan untuk menyongsong masa depannya, tidak ada kata berhenti untuk belajar.

Terakhir ketupat harus direbus dalam air mendidih yang sangat panas selama 2 – 3 jam sampai matang. Ini adalah melambangkan ujianar dalam kehidupan. Setiap orang tidak pernah lepas dari ujian hidup, kita harus menghadapinya. Ujian memang berat, kadang kadang kita tergoda oleh bujuk rayu yang menyesatkan, sehingga menodai perjuangan hidup kita. Ujian tidak pernah berhenti, kadang kadang berbentuk kesulitan ekonomi, kadang kadang ditingggalkan orang tercinta, kadang kadang kehilangan jabatan, atau sebaliknya kadang kadang ujian berbentukn keberlimpahan harta atau pangkat. Semuanya harus bisa dilewati dengan berbekal karakter yang baik serta ilmu pengetahuan/keahlian yang dimilki serta selalu memohon petunjuk-Nya, isnya Allah kita bisa meraih kemenangan.

Kalaupun kita diuji dengan kemiskinan kita tidak cepat berputus asa, jika sebaliknya jika diuji dengan kelimpahan harta kita terhindar dari kesombaongan. Jika diuji dengan menjadi rakyat biasa kita selalu patuh pada peraturan serta agama, jika diuji dengan menjadi pemimpin kita tidak sombong serta menjaga amanah Tuhan dengan sebaik-baiknya karena yakin bahwa pada saatnya nanti akan diminta laporan pertanggungjawabannya oleh Tuhan YME Sang Pemberi amanah tersebut.

Hanya ketupat yang berhasil melewati semua tahapan itulah yang akan menghasilkan ketupat yang lezat. Demikian pula perjalanan seorang manusia agar sempurna juga harus bisa lolos melewati semua tahapan hidup mulai dari pembentukan karakter, mengisi potensi diri, serta menghadapi semua ujian dengan penuh kesabaran dan selalu memohon petunjuk kepada-Nya. Insya Allah kita akan kembali kepada-Nya dengan membawa kemnangan, mendapat ucapan selamat dari-Nya  “ wahai jiwa yang tenang, kembalilah kamu kepadaku, masuklah kamu kedalam surgaku”. Insya Allah solucinum berdoa semoga kita semua termasuk orang orang yang mendapatkan salam seperti itu. Amien.

 
Leave a comment

Posted by on August 14, 2013 in MARHABAN YA RAMADHAN

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: