RSS

COMMUNICATION SKILL : BE A GOOD LISTENER

26 Feb

JADILAH PENDENGAR YANG BAIK

 

Manusia adalah makluk sosial, yang tidak bisa terlepas dari interaksi dengan manusia yang lainnya. Adalah kebutuhan setiap manusia untuk mengekspresikan pikirannya, atau keinginannya kepada orang lain, baik dengan bahasa verbal misalnya dengan lisan atau tulisan maupun bahasa non verbal misalnya dengan gerakan tubuh, raut wajah dll. Bentuk interaksi inilah yang lazimnya disebut komunikasi.

Komunikasi adalah kebutuhan yang sangat mendasar bagi setiap manusia, tidak ada satupun manusia yang dapat hidup tanpa harus berkomunikasi dengan manusia lainnya. Dalam segala aspek kehidupan komunikasi memegang peranan yang sangat penting. Bahkan kemajuan sebuah peradaban akan sangat ditentukan oleh kemampuan komunikasinya.

Dalam kehidupan pribadi, kemampuan berkomunikasi seseorang akan sangat menentukan kesuksesannya dalam kehidupan ini, baik kehidupan didalam rumah tangga, kehidupan di lingkungan tempat tinggalnya dan kehidupan dilingkungan pekerjannya. Benyuk komunikasi yang terjalin baik di lingkungan rumah tangga akan menciptakan keharmonisan rumah tangga, komunikasi yang baik dimasyarakat akan tercipta lingkungan yang damai, komunikasi yang baik ditempat bekerja dapat mementukan keberhasilan karir seseorang.

Orang tua jaman dahulu sering memberikan petuah yang sangat baik, manusia dikaruniai  telinga dua tetapi hanya satu mulut, itu artinya bahwa manusia agar lebih banyak mendengarkan daripada berbicara.

 

Proses Komunikasi

Dalam berkomunikasi ada beberapa unsur penting antara lain sbb : Pertama, Adanya idea atau pikiran atau perasaan yang harus dikomunikasikan Kedua, adanya orang yang ingin menyampaikan gagasan tersebut kepada pihak lain tentunya dengan berbagai tujuan Ketiga, adanya orang lain yang mau menerima informasi tersebut. Keempat, adanya alat/media yang memungkinkan sipenerima mengerti ide, pikiran atau perasaan yang akan disampaikan.  Alat ini bisa berbentuk verbal maupun non verbal.

Jika ada hambatan pada salah satu unsur tersebut maka proses komunikasi tidak dapat berjalan dengan baik, akhirnya ide tidak akan tersampaikan dengan baik, komunikasi jadi terganggu maka lahirlah istilah tidak nyambung, miss cumunication, salah paham dll.

 

Motivasi Komunikasi. Motivasi orang untuk berkomunikasi tidaklah semudah yang dibayangkan dan hal inilah yang sering menjadi sebab terjadinya kebuantuan dalam berkomunikasi. Motivasi yang mendorong seseorang berkumunikasi  bukanlah sekedar ingin menyampaikan pikirannya, tetapi sering kali ada motivasi lain yang kadang kala tidak ada hubungannya sama sekali dengan idea tau pikiran yang disampaikan. Motivasi orang untuk berkomunikasi sangat banyak sekali bahkan tak seorang pun yang tahu jumlahnya. Contoh yang paling sederhana adalah ketika seorang atasan memanggil seorang bawahannya, kemudian menanyakan beberapa pekerjaanya, mungkin logika umum mengatakan bahwa atasan ingin mengetahui pekerjaan bawahannya. Padahal tidak sesederhana itu! Ya memang benar salah satu kemungkinan terbesarnya atasan ingin tahu pekerjaan bawahannya, tapi bisa saja sebenarnya ada motivasi lain semisal si atasan sebenarnya sedang jenuh sehingga ingin mendapat selingan dengan cara mengobrol dengan bawahannya.

 

PENTINGNYA MENDENGAR

Dalam komunikasi verbal dengan lisan biasanya ada yang pembicara dan ada yang mendengarkan, yang mendengarkan bertindak sebagai penerima. Kelihatannya mudah ya aktifitas mendengarkan, namun dalam kenyataannya banyak orang yang tidak bias menjadi pendengar baik. Betapa banyak orang yang maunya banyak berbicara namun tidak bisa sedikitpun mendengarkan. Memang benar ajaran orang bijak, bicaralah yang baik atau diam karena diam itu emas.

Saya semula menganggap kata kata tersebut biasa saja, bahkan saya agak pesimis, seraya beranggapan kalau diam saja bagaimana bisa maju. Belakangan baru menyadari bahwa hal yang paling menyebalkan adalah jika kita berbicara dengan seseorang, orang yang  diajak bicara memotong pembicaraan kita padahal belum tahu maksud pembicaraannya. Akibatnya kita jadi kesal, maksud kita tidak tersampaikan dan dia menangkap pesan yang salah yang tentunya bisa mengakibatkan tindakan/sikap yang salah pula.

Diam adalah emas, ini lah beberapa alasan kenapa diam itu emas :

  1. Dengan diam kita bisa focus menangkap pesan yang disampaikan, mencerna pesan tersebut dan memberikan respon secara benar
  2. Dengan diam lebih mudah menganalisa dan menangkap motivasi pembicaraan yang sebenarnya sehingga kita dapat memberikan respon sesuai dengan motivasi tersebut.
  3. Diam dan mendengarkan pembicaraan dengan baik adalah sikap yang paling disukai oleh setiap pembicara
  4. Diam dan mendengarkan adalah suatu bentuk perhatian yang kita berikan, ingat bahwa setiap orang butuh perhatian dan senang diperhatikan.
  5. Mendengarkan dengan baik adalah jalan termudah untuk mendapatkan informasi terhadap suatu hal. Orang bijak berkata berlakukan seperti spons, yang mampu menyerap air sebanyak banyaknya, begitulah kita jadilah pendengar yang baik karena dari situ kita dapat menggali informasi yang dibutuhkan. Banyak sekali ide dan ilmu yang dapat diserap secara gratis.
  6. Dengan mendengar dengan baik bahkan orang yang sedang marahpun dapat reda marahnya
  7. Dengan mendengar kita dapat menganalisa karakter orang yang yang sedang berbicara
  8. Dengan menjadi pendengar yang baik adalah bentuk latihan kesabaran serta kedewasaan dalam berkomunikasi
  9. Orang orang sukses pada umumnya adalah juga sebagai pendengar yang baik
  10. Peribahasa “ tonk kosong nyaring bunyinya”
  11. “Imu padi, semakin berisi semakin menunduk”
  12. Masih banyak lagi alasan kenapa diam itu emas

 

Ada sebuah ilustrasi yang daiambil dari certia nyata di sebuah majalah tentang kekuatan mendengarkan. Alkisah ada seorang direktur sebuah perusahaan yang diketahui menjalin hubungan cinta dengan seorang staf admninistrasi diperusahaan tersebut. Semua orang heran dibuatnya karena staf tersebut wajahnya tergolong biasa saja, padahal istrinya adalah seorang mantan model yang sangat cantik dengan bentuk tubuh yang ideal dan tampak sexy. Kepada seorang konsultan keluarga si direktur tersebut berterus terang bahwa dia lebih merasa nyaman berada didekat kekasih barunya walaupun tidak secantik/sesexy istrinya. Kekasih barunya tersebut selalu mau untuk mendengarkan dengan baik setiap kata yang diucapkannya. Dia menjadi pendengar yang baik, walaupun sering kali tidak bisa memberi masukan tentang permasalahan yang diceritakan namun tetap saja dia mendengarkan dengan baik dan selalu antusias. Ketika dia tidak mampu melakukan tugas yang diberikan iapun tidak hanya mengandalkan kepada alasan yang logis namun juga dibungkus dengan sikap ramah dan sopan. Istri si direktur tersebut sebenarnya sangat cinta dengan sang direktur bahkan sangat perhatian sekali. Dia akan selalu memberikan yang terbaik untuk sang direktur dan dia adalah seorang perfeksionis dan sangat logis. Setiap ada hal yang tidak sesuai dengan keinginannya selalu disampaikan dengan terus terang disertai dengan data  dan alasan  yang logis. Jika ada kesalahan selalu ditegur dengan terus terang tanpa melihat situasi dan kondisi, si istri direktur juga sulit untuk mendengarkan penjelasan orang lain karena selalu bertindak sesuai dengan logikanya sendiri. Demi menjaga kesehatan suami dan tubuh ideal si istri,  sering menolak jika diajak dinner ketempat yang dianggap romantis oleh suaminya. Disinilah tampak ada hal yang tidak nyambung.

 

FOKUSLAH KE HAL YANG LEBIH PENTING

Fokuslah ke hal yang lebih penting, abaikan hal hal yang kurang penting. Dalam kehidupan sehari hari janganlah kita memahami komunikasi sesuai dengan persepsi atau kebutuhan kita. Ketika seorang ayah pulang dan mendapati istrinya sedang mencuci mobil, maka sebagai serang ayah yang bijak hargailah hal itu sebagai sebuah ekspresi ketulusan bakti seorang istri kepada suami, jadi jika hasil cuci mobilnya ternyata tidak bersih,  janganlah terlalu dipermasalahkan. Karena bakti seorang istri jauh lebih  penting daripada sekedar mobil kinclong. Janganlah melukai hati sang istri dengan cara menunjukkan masih ada noda tersisa di kaca. Berlajarlah sedikit berbohong baik, dengan cara membrikan pujian bahwa mobilnya sangat bersih. Jika memang merasa perlu dibersihkan ulang jangan sampai diketahuai istri, bertindaklah yang bijak.

Demikian juga seorang istri ketika medapati suaminya sedang mengepel lantai, pandanglah ini sebagai ekspresi kecintaan suami kepada istri. Ini adalah hal yang jauh lebih penting daripada sekedar lantai mengkilat. Jadi seandainya pun dimata istri ngepelnya kurang bersih jangan terlalu dipermasalahkan. Jangan pula melaukai hati suami dengan mengatakan ngepelnya nggak bersih, lantai terlalu basah dll. Ingat bahwa expresi  kecintaan suami jauh lebih penting dari sekedar lantai kinclong. Aapalah lantai kincolong kalau suami malas pulang kerumah.

Setiap orang senang dihargai, setiap orang ingin diperhatikan setiap orang tidak ingin dipermalukan. Sifat mendengarkan dan tutur kata penuh kelembutan adalah sangat penting untuk menimbulkan keharmonisan dalam berkomunikasi. Dalam hidup ini tidak semua bisa diukur dengan logika, aspek perasaan dan emosi jauh lebih dominan dalam berkomunikasi.

Seorang istri/suami yang cenderung mudah marah-marah kepada walaupun walaupun hal sepele bersiaplah kepada dua kemungkinan. Kemungkinan pertama pasangan jadi ikutan pemarah sehingga tiada hari tanpa rebut tiap hari rumah seperti neraka. Atau kemungkinan kedua, sebaliknya pasangan tambah “kalem” bahkan kelewat kalem, setiap diamarahin selalu mengalah dan meminta maaf, jangan senang dulu itu artinya dia sudah punya tempat “curhat”. Jadi bijaksanalah, logika bukanlah segalanya.

 

KEKUATAN MENDENGARKAN

Seperti kisah sang direktur dengan staf administrasinya, ini menunjukan kekuatan mendengarkan. Mendengarkan dapat digunakan secara positif (tapi sayangnya juga bias digunakan secara negative) untuk mempengaruhi orang lain, apakah itu di rumah, dimasyarakat maupun di tempat kerja.

Sikap mejadi pendengar yang baik serta memberikan perhatian yang besar adalah sebuah kekuatan untuk mempengaruhi orang lain. Karena hal ini akan langsung menyentuh perasaan dan emosinya, sehingga sangat mungkin dia akan memberikan respon balik dengan mengabaikan factor logika. Mungkin kita sering mendengar celotehan begini, “ Orang ini sebenarnya nggak ngerti apa-apa, tapi kok bisa ya diangkat jadi manager?”  Tapi ya begitulah faktanya.

Sebaliknya mungkin sering diketemukan sorang yang piawai dalam bidang pekerjaannya, tetapi komunikasinya dengan atasan tidak bisa menimbulkan rasa nyaman maka sulit menimbulkan kepercayaan kpedanya. Sudah hal yang manusiawi bahwa sebagai atasan selalu mempunyai ego pribadi, kalaupun salah.

Janganlah senang mengumpulkan amunisi logika kemudian bertempur secara head to head dengan atasan karena hasilnya akan kontra produktif. Jagalah kehormatannya dimata anak buah, bicaralah secara probadi, bukalah dengan kata pembuka yang sopan, “Mohon maaf pak saya tadi ngecek data, hasilnya kok seperti ini ya pak, kalau menurut bapak sebaiknya bagaimana ?”.

Demikian pula dengan pasangan, dengan kawan atau team, janganlah mempunyai perasaan senang kalau berhasil menjatuhkan orang lain. Carilah solusi terbaik yang win win, jangan win lose. Apabila masih memungkinkan hindarilah konfrontasi head to head.

Dalam teknik negosiasi dan bisnis strategi good listener juga sangat penting, karena hal ini merupakan langkah kunci pertama untuk membuat target negosiasi merasa nyaman, dengan demikian memudahkan untuk mengatur strategi selanjutnya. Kegagalan langkah pertama ini menyebabkan target merasa tidak nyaman sehingga segera membangun “dinding pertahanan” dan jika demikian biasanya proses negosiasi akan lebih sulit.

 

Ciri Ciri Pendengar Yang Baik.

Pendengar yang baik diperlihatkan dari tanda tandanya antara lain  dengan penuh perhatian yang tercermin dari pandangan mata kearah pembicara, tidak berpaling muka atau sambil mengerjakan pekerjaan lain seperti meminkan gadget. Pendengar yang baik juga cermat dan aktif dalam memeahami isi pembicaraan serta tidak segan segan bertanya atau mengkonfirmasi informasi yang diterimanya. Pendengar yang baik selalu memberikan kesempatan orang lain untuk menyelesaikan pembicaraannya serta tidak memotong informasi yang belum lengkap. Sanggahan atau pendapat lain dapat disampaikan namun setelah dicerna dan diolah dengan matang sehingga tidak terkesan asal bicara.

 

 

 

 

 
Leave a comment

Posted by on February 26, 2016 in KARIR, motivasi dan inspirasi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: