RSS

TIPS MEMBELI OBAT YANG ASLI

30 Jun

Kejadian temuan vaksin palsu oleh Bareskrim POLRI,  yang tersebar luas dibeberapa daerah  akhir akhir ini sangat meresahkan masyarakat, ini merupakan tindakan kriminal yang sangat merugikan masyarakat. Vaksin palsu ini tentu sangat berbahaya bagi kesehatan, karena diproduksi di fasilitas yang tidak memenuhi persyaratan sehingga tidak ada jaminan sterilitas dari produk vaskin palsu tersebut, bisa menimbulkan infeksi bagi penggunanya. Keaslian produk obat adalah sangat penting agar terjamin keamanan, kualitas serta khasiatnya.

Keaslian suatu produk obat sangat penting dalam rangka memperoleh produk obat yang aman (safety), bermutu (quality) dan manjur (efficacy). Karena obat yang  aman, bermutu, dan manjur hanya dapat diperoleh dari produsen yang telah menerapkan dengan ketat prisip prinsip CPOB dalam proses pembuatannya, disimpan, didistribusaikan dengan baik oleh distributor yang menerapkan dengan ketat prinsip-prinsip CDOB.

Untuk mendapatkan obat yang terjamin keasliannya dapat dilakukan langkah langkan sebagai perikut :

Langkah Pertama

Belilah produk obat yang sudah terdaftar di BPOM, jangan memberli obat obatan dari sumber yang belum terdaftar di BPOM. Karena semua obat yang beredaran dipasaran sudah melalui serangkain pemeriksaan yang ketat oleh BPOM sebelum diberikan ijin edarnya. Pemeriksaan ini mulai dari sumber bahan bakunya, proses pengembangan formula, fasilitas produksi, proses produksi dan stabilitas produk serta hal hal lain untuk memastikan bahwa produk tersebut aman dan terjamin mutunya sampai ke pengguna. Hanya obat obatan yang lolos pemeriksaan yang dapat diberikan ijin edarnya. Saat ini perlu diwaspadai banyak sekali sumber sumber yang menjual obat yang belum terdaftar, termasuk penjualan obat secara on line dari luar negeri.

Saat ini BPOM sudah punya website yang menyediakan layanan untuk mengecek produk, tinggal buka website, masukan nama produk maka jika memang terdaftar akan keluar nomor ijin edarnya.

Langkah kedua

Belilah obat dari sumber yang resmi/terpercaya, jangan mudah tergiur oleh sumber seumber yang menawarkan obat dengan harga murah, karena disinilah biasanya sumber obat palsu dijual.

Bagi konsumen dianjurkan untuk membeli produk obat di apotek apotek resmi atau toko obat berijin untuk obat bebas.

Bagi pengelola apotek atau klinik membeli obat dari distributor resmi yang ditunjuk oleh pabrik pembuat obat. Pemalsu obat mempunyai kemampuan untuk membuat produk obat palsu yang tampilannya sangat mirip dengan obat asli, sehingga sangat sulit untuk membedakannya. Untuk itulah perlunya memilih distributor resmi yang ditunjuk pabrik pembuatan sebagai sumber penyedia obat.

 

Langkah ketiga

Perhatikan dengan seksama produk obat yang anda beli. Jika keanehan pada kemasan atau isi produk obat.  Misalnya ada bekas bekas hapusan pada tanggal kadaluarsa, bias dipastikan obat palsu. Atau jika dilihat isi warnanya berbeda dari yang biasanya harus ditanyakan apakah ini perubahan dari pabrik atau produk palsu. Jika diketemukan produk obat yang sudah berubah warna, ada endapan padahal seharusnya bening, tablet yang sudah ada bintik bintik warna padahal seharusnya polos ini semua menjukan obat yang sudah kadaluarsa, jangan digunakan.

 

Langkah keempat

Simpanlah obat pada kondisi yang dipersyaratkan seperti tercantum pada kemasan. Beberapa obat sangat sensitive terhadap suhu sehingga harus disimpan pada kondisi pada suhu 2 – 8o C, ada yang harus dismpan pada suhu 8 – 15o C, ada yang bias dismpan pada suhu 15-25o C, ada yang tahan sampai suhu 30 0C atau lebih. Penyimpanan diluar kondisi dipersyaratkan menyebabkan obat tidak stabil, akibatnya kualitasnya akan menurun. Selama dalam penyimpanan di pabrik atau distributor, selama dalam transportasi, selama penyimpanan di apotek bahkan penyimpanan di pengguna harus dijaga agar kondisinya sesuai.

 

Langkah kelima

Konsumen harus berpartisipasi untuk mencegah pemalsuan obat. Caranya adalah obat obat yang sudah tidak digunakan atau kadaluarsa harus dirusak sebelum dibuang agar tidak dimanfaatkan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab. Jangan diberikan kalau ada orang yang bersedia membeli obat kadaluarsa dengan alasan untuk ternak, karena ini adalah oknum sindikat pembuat obat palsu. Obat untuk ternak dan manusia jelas berbeda baik dosis maupun persyaratannya.

 
Leave a comment

Posted by on June 30, 2016 in FARMASI

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: