RSS

SALAM DAHSYAT

The Power of “dan”

Assslamu alaikum wr wb.

Halo sahabat sekalian. Dalam hidup ini kita sering kali secara tidak sengaja meremehkan atau bahkan menyingkirkan kemurahan Tuhan. Sebenarnya kita semua sudah sama sama tahu bahwa Tuhan adalah sumber segala kemakmuran, kebaikan, keberkahan, kemurahan dan keberlimpahan di alam semesta raya ini.

Disatu sisi jika kita bertanya kepada seseorang tentang  kemakmuran, keberlimpahan dan keberkahan, tanpa dikomando semua jawaban sama yaitu sangat menginginkan. Bahkan mengatakan akan bersedia melakukan apapun untuk mendapatkan hal tersebut. Rela untuk berjuang mati-matian (asal jangan mati beneran ya….he..he) , siang jadi malam malam jadi siang (wah sampai disorientasi waktu nih…..), kepala jadi kaki kaki jadi kepala (lha….kok  malah jumpalitan nggak karuan tho…?), bekerja membanting  tulang pergi pagi pulang petang (untung bukan P7 pergi pagi pulang petang pendapatan pas-pasan..he…he…) untuk sekedar mendapatkan keberlimpahan dan kemakmuran serta keberkahan. Bahkan karena kitadaktahuan atau ketidak sabaran banyak diantara kita  yang  menempuh jalan yang  tidak halal demi mencapai kemakmuran dan keberlimpahan. Menyedihkan bukan?

Namun tahukah kita bahwa secara tidak sengaja, yaitu tadi karena akibat kesalahan dari kesadaran atau pengetahuan kita atau orang orang disekitar kita sering kali kita menjauhkan diri dari keberkahan, kemakmuran, keberlimpahan itu sendiri.  Mungkin kita sering mendengar orang-orang yang katanya “bijak” menasehati semacam ini “ lebih baik jadi orang miskin tapi beriman kepada Tuhan dari pada jadi orang kaya tidak tidak berTuhan” Nasehat ini sepintas kelihatan mulia tapi sebenarnya mengandung  2 unsur kemudharatan,  pertama menyepelekan Tuhan seolah olah Tuhan hanya memberi 2 pihan kepada kita yaitu  miskin tapi bertakwa atau kaya tapi tidak bertakwa (masa sih…. Tuhan sampai sejahat ini).

Padahal kenyataannya Tuhan memberi lebih banyak pilihan (sesuai sifat Tuhan yang maha kaya) pilihan tersebut antara lain : kaya dan Bertakwa, kaya tidak bertakwa, miskin bertakwa, dan miskin tidak bertakwa. Kenapa kalau kita memberi nasehat atau menanamkan cita-cita tidak sekalian pilihan yang paling baik “kaya tapi bertakwa” toh dalam memilih cita-cita kita nggak dipungut biaya, sama sama gratisnya kenapa nggak pilih yang paling baik. Siapa tahu bisa tercapai lumayan kan, ya apes-apesnya kepleset jadi orang yang agak kaya tapi bertakwa….. masih lumayan juga (apalagi kalau keplesetnya jadi orang sangat kaya sekali dan bertaqwa kepada Tuhan wow keren habis!). Sebaliknya kalau setting cita citanya  biar miskin asal bertaqwa nggak tahunya kepleset jadi orang miskin tapi tidak bertakwa ya..ampuuunn sial bener!

Kemudharatan kedua dari nasehat si “bijak” tersebut adalah melemahkan mental orang yang diberi nasehat. Apalagi jika hal tersebut ditanamkan olah orang tua kepada anak dan dilakukan secara berulang-ulang, wow akibatnya bisa merusakn blue print kesuksesan anak, karena akan terserap masuk ke pikiran bawah sadar  dan menjadi 80% penentu masa depan anak. Kasihan bukan? Mungkin kita pernah mendengar hukum Law of attraction yang mengatakan atau jaminan Tuhan bahwa jika kita meminta pasti akan dikabulkan.

So… marilah kita lebih banyak berpikir yang baik baik, dan jangan membuat sesuatu menjadi dikotomis apalagi sampai meremehkan Sang Pencipta. Marilah kita lebih banyak menggunakan kata “dan” dari pada atau. Pak Tung Desem waringin juga pernah mengatakan bahwa salah satu perbedaan orang sukses dari orang tidak sukses adalah orang sukses lebih banyak berpikir dengan ”dan”.  Misalnya “ lebih baik jadi orang kaya dan banyak beramal” (sementara orang yang gagal berpikirnya atau : lebih baik miskin tapi banyak beramal dari pada kaya tapi pelit)

Demikian para sahabat, salam kenal. Wasalamu alaikum wr Wb.

Suratman

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: